Polres Tulungagung Luncurkan Program SIM Masuk Desa SISUKA

Senin, 29/03/2021 - 17:46
Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto

Klikwarta.com, Tulungagung - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tulungagung menyelenggarakan program SIM masuk Desa (SISUKA), dan merupakan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus juga berusaha mencegah persebaran Covid-19. 

Program ini bertujuan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat, terutama bidang penerbitan SIM. SISUKA akan melayani permohonan baru SIM C serta melayani perpanjangann SIM A dan SIM C.

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, meluncurkan program baru, SIM masuk Desa atau Sisuka, Senin (29/3/2021).

“Ini sebagai tindak lanjut program Presisi Kapolri baru.Di Tulungagung sendiri program ini kita beri nama Sisuka atau Sim Masuk Desa,” pungkas Kapolres. 

Selain itu Kapolres juga menjelaskan, ide program ini berawal dari permintaan masyarakat untuk pembuatan SIM baru yang tetap tinggi meski di masa pandemi. Untuk menghindari kerumunan saat mengurus SIM. 

“Tidak boleh ada kerumunan massa. Sehingga inovasi ini dapat mengurangi kerumuanan di Polres sekaligus mencegah penyebaran Covid-19. Karena petugas yang jemput bola,” ucapnya. 

Sementara itu AKP Muhammad Bayu Agustyan selaku Kasat Lantas Polres Tulungagung mengatakan, bahwa program SISUKA akan terintegrasi langsung dengan program Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

“SIM ini akan ditandai jika ada pelanggaran, jadi ada recordnya,” kata Bayu.

Dia menyampaikan, sistem pelayanan pembuatan SIM ke desa itu sesuai dengan prosedur yang berlaku, yakni pemeriksaan kesehatan, uji teori dan praktik, kemudian dipotret dan pencetakan SIM.

Petugas pelayanan SIM, kata dia, akan membawa kendaraan khusus dilengkapi dengan peralatan pembuatan SIM termasuk tim pemeriksa kesehatannya.

Dia berharap, pelayanan langsung ke masyarakat dapat menghilangkan calo, sekaligus memangkas waktu dan biaya bagi pemohon SIM.

"Untuk memudahkan pelayanan SIM desa ini kami akan koordinasi dengan desa atau Babinkamtibmas, jika banyak warga mengajukan pembuatan SIM, maka kami akan datang ke sana," katanya.

(Pewarta : Crs/Didik)

Berita Terkait