Demo Capraga Jilid 4, Peserta Mengaku Ditawari "Uang Diam" Ratusan Juta Hingga Miliaran 

Selasa, 02/08/2022 - 17:39
Aksi Demo Capraga Jilid 4, Selasa (2/8/ 2022).

Aksi Demo Capraga Jilid 4, Selasa (2/8/ 2022).

Blora, Klikwarta.com - Calon Perangkat Desa Gagal (Capraga) Blora, MPC Pemuda Pancasila Blora serta LSM Pemantau Keuangan Negara (PKN), kembali menggelar aksi demo jilid 4, Selasa (2/8/ 2022). Aksi yang diikuti ratusan massa tersebut, diawali dari alun-alun Blora hingga depan kantor sekretariat daerah (Setda) Blora. 

Massa menuntut pihak berwajib menangkap "dalangnya" (aktor) bukan hanya "wayangnya". Massa menduga aliran dana Perades yang jumlahnya miliaran rupiah juga dinikmati oleh elit kekuasaan. 

Bahkan, ada tawaran sejumlah uang kepada peserta aksi demo dari seseorang. Supaya berhenti mengusut kecurangan rekrutmen perangkat desa. 

“Ada tawaran satu miliar itu benar, bahkan tawaran sekarang nilainya lebih tinggi,” kata koordinator lapangan, Seno Margo Utomo.

Saat dikonfirmasi siapa orang yang dimaksud, Seno sempat menyebut ada oknum. Oknum tersebut muncul dari surat salah satu kampus sebelum dilaksanakan tes seleksi perangkat desa di Blora.

“Padahal Oknum itu bukan koordinator resmi. Diduga oknum tersebut yang mengkondisikan,” ungkap Seno. 

b

Sementara itu, ketua Capraga Blora, Budi Ismail berharap kasus kecurangan pengisian perangkat desa terungkap. Budi mengaku pernah akan dibungkam dengan uang agar berhenti mengusut kecurangan tes perangkat desa.

“Kami bangkit untuk membongkar kecurangan perades. Kami pernah ditawar Rp150 juta untuk tidak melanjutkan gerakan ini, ada dari oknum-oknum dibalik pengisian,” ungkapnya.

j

Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Blora, Munaji menduga keras adanya aliran dana sampai ke elit kekuasaan yang menjadi dalang dari semua kecurangan tes perades. Ia mengaku akan mengawal hingga kasus ini terungkap.

"Kami menduga keras ada gratifikasi yang jumlahnya miliaran. Ngeri...," tegas Munaji.

Aksi demo kecurangan pengisian perangkat desa ini rencananya akan dilanjutkan di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta pada 10 Agustus mendatang.

(Pewarta: Fajar)

Tags

Berita Terkait