Rakor Perekonomian Bengkulu 2022, Percepatan Laju Investasi dan Pengembangan UMKM

Selasa, 08/11/2022 - 18:48
Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Fachriza saat membuka Rakor Bidang Perekonomian Provinsi Bengkulu Tahun 2022, di aula pertemuan salah satu hotel di kawasan Anggut Kota Bengkulu, Selasa (08/11). 
Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Fachriza saat membuka Rakor Bidang Perekonomian Provinsi Bengkulu Tahun 2022, di aula pertemuan salah satu hotel di kawasan Anggut Kota Bengkulu, Selasa (08/11). 

Klikwarta.com, Bengkulu - Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Fachriza hadir dan membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Perekonomian Provinsi Bengkulu Tahun 2022, di aula pertemuan salah satu hotel di kawasan Anggut Kota Bengkulu, Selasa (08/11). 

Dikatakan Asisten II Fachriza, Rakor ini sangat baik dan bermanfaat untuk semua pihak dan stakeholder, baik dari kalangan pemerintahan maupun pelaku ekonomi di Bengkulu. Sehingga akan terbuka gagasan ataupun rencana aksi dalam pemulihan ekonomi dan percepatan investasi dan pengembangan UMKM di daerah.

9

Fachriza juga menekankan, tidak hanya sebatas di tingkat provinsi saja, namun dari kegiatan ini juga diminta Pemda kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, bisa melakukan implementasi secara baik. 

"Semoga dengan rakor ini semua pelaku ekonomi dan stakeholder mendapatkan tambahan wawasan dalam pelaksanaan di lapangan. Kita juga menghimbau Pemda kabupaten/kota juga ikut bersinergi dengan kita dengan membentuk tim terpadu pengembangan perekonomian, UMKM dan juga percepatan investasi yang ada di daerah masing-masing," jelasnya. 

Bertajuk "Pemulihan Ekonomi Provinsi Bengkulu Melalui Percepatan Investasi dan Pengembangan UMKM", Rakor ini juga menghadirkan langsung narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Asisten Deputi Bidang Perekonomian Daerah dan Sektor Riil Kemenko Perekonomian RI Puji Gunawan dan yang mewakili Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu. 

Tujuan dilaksanakan Rakor ini untuk mendapatkan dukungan, kerjasama serta sinergi dan kolaborasi dari semua pihak terkait, baik OPD provinsi dan kabupaten/kota, instansi vertikal maupun stakeholder, guna pemulihan ekonomi Provinsi Bengkulu melalui percepatan investasi dan pengembangan UMKM. (*)

Related News