Ilustrasi (net)
Klikwarta.com - Demi menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan transparan, pemerintah Provinsi Bengkulu menerapkan sistem pemerintahan Berbasis WEB (e-government). Salah satu program unggulan dari pemerintah Provinsi Bengkulu yakni Tranformasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Teknologi Informasi kini mulai diterapkan.
Baru-baru ini pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Kesehatan provinsi Bengkulu sudah melaucing aplikasi kesehatan dengan nama e-Kes. E-kes merupakan apikasi transformasi dan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi yang juga masuk dalam program prioritas Provinsi Bengkulu.
Apresiasi tentu di sampaikan pemerintah Provinsi dalam rangka mendukung Sistem Informasi Pemerintahan berbasis IT atau e-gov Bengkulu. Dengan hadirnya aplikasi ini, diharapkan pemetaan sumber daya kesehatan di Bengkulu mulai dari Puskesmas hingga Rumah Sakit di Bengkulu bisa berjalan dengan baik. Termasuk peta ketersesdiaan SDM di Puskesmas, sarana dan prasarana peralatan hingga jenis penyakitnya.
"Ini menjadi dasar kita untuk membuat program dan kebijakan yang lebih terarah dan sistematis", ungkap
Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Hj. Yuliswani, SE., MM beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan saat ini baru 30-40 persen Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah menerapkan sitem pemerintahan berbasis IT atau E-Gov. Diharapkan OPD lain dapat menerapkan hal yang sama. Yakni menerapkan pola–pola pemerintahan berbasis web.
"Sekarang mungkin baru 30 – 40 persen yang menerapkan itu seperti e-perizinan, e-lapor, e-pengadaan barang. Saya kira banyak hal ini di masing–masing OPD bisa di kreasi dan diinovasikan agarlebih efisien pengelolaannya", ujarnya.
Dalam kesempatan lain, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Bengkulu Dra. Noni Yuliesti, MM menjelaskan Pemerintah Republik Indonesi kini sedang mengiemplementasikan sistem e-government di Indonesia. E-government adalah sistem pemerintahan yang berbasis teknologi komunikasi. Pada prinsipnya inovasi e-government ini adalah untuk meningkatkan kualitas proses pelayanan dari lembaga pemerintah kepada masyarakat melalui pelayanan online. Selain itu, melalui sistem e-government, masyarakat bisa ikut mengontrol pekerjaan pemerintah.
"Bentuk-bentuk dari penggunaan e-government adalah e-budgeting, e-procurement, e-audit, e-catalog, e-payment, e-controlling, bahkan hingga e-health. Pemerintah kota Surabaya bahkan sudah menerapkan sistem Surabaya Smart Windows (SWS) yaitu sebuah layanan yang membuat masyarakat dapat mengurus perizinan melalui smartphone. Bahkan, masyarakat dapat mencetak sendiri dokumen-dokumen perizinan", paparnya.
Ditambahkannya, dampak positif diterapkannnya sistem e-government di Indonesia adalah masyarakat dapat menerima laporan kinerja pemerintah secara aktual dan transparan, rakyat juga bisa dengan leluasa mengakses informasi seputar kinerja pemerintah. Selain itu sistem e-government juga dapat menekan anggaran biaya. Dengan teknologi online, pekerjaan juga tentunya akan lebih efesien, secara biaya dan waktu. (Ferdi)








