Sumur Eksplorasi Dara Jingga Masuk Fase Uji Produksi 

Senin, 04/05/2026 - 20:43
Sumur eksplorasi Darajingga 001 di Desa Menden, Kecamatan Kradenan, Blora saat melakukan fase uji produksi pada Minggu (3/5/2026)

Sumur eksplorasi Darajingga 001 di Desa Menden, Kecamatan Kradenan, Blora saat melakukan fase uji produksi pada Minggu (3/5/2026)

Klikwarta.com, Blora - Pemboran sumur eksplorasi lapangan Dara Jingga (DRJ)-001 di Desa Menden, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora oleh Tim Eksplorasi Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina di wilayah PT Pertamina EP (PEP) Cepu Field memasuki tahap uji produksi, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan pemboran ekplorasi ini telah di setujui dan diawasi oleh SKK Migas sebagai salah satu upaya dalam pengupayaan untuk terwujudnya ketahanan energi bagi negeri. Uji produksi merupakan tahapan penting dalam kegiatan eksplorasi migas untuk mengetahui kandungan dan kemampuan alir gas dari lapisan yang telah dibor. Hasil uji ini akan menjadi dasar evaluasi untuk menentukan potensi dan rencana pengembangan lebih lanjut.

Kegiatan uji produksi sumur DRJ-01 yang telah tersosialisasikan dan terkoordinasikan kepada para pihak ini dilaksanakan dengan menerapkan standar keselamatan dan pengelolaan lingkungan yang sangat ketat. Tim Eksplorasi Regional 4 melakukan pemantauan H2S di dalam dan sekitar lingkungan pemboran dengan mensiagakan tim respon tanggap darurat H2S. Gas yang dihasilkan dibakar sempurna melalui suar bakar untuk meminimalkan asap, bau, dan kebisingan dijaga di bawah baku mutu.

Kegiatan uji produksi direncanakan berlangsung sekitar 5 hari, dengan pembakaran gas atau proses flaring pada pagi hingga petang hari. Aktivitas pembakaran gas di flare pit akan terlihat terutama pada petang hari dan tidak ada kegiatan flaring di malam hari. Kepulan api dan cahaya dari flare pit merupakan hal normal dan terkendali dalam operasi migas.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mendekat lokasi dan tidak panik, " ujar Tutus Fidiatmoko selaku Geoscientist Exploration Operation Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina.

Tutus juga menuturkan bahwa aspek keselamatan warga dan perlindungan lingkungan selalu menjadi prioritas utama Tim Eksplorasi Regional 4 dalam menjalankan operasinya. 

"Tim Eksplorasi Regional 4 juga telah membuka saluran komunikasi bagi masyarakat di sekitar area pemboran, sehingga segala bentuk update operasi yang diperlukan masyarakat dan lingkungan sekitar selalu tersampaikan melalui tokoh masyarakat dan atau unsur perwakilan masyarakat sekitar," pungkasnya.

Pewarta: Fajar

Berita Terkait