Tewaskan Petani Kopi, Saksi Mata : Harimau Terkam Leher dan Seret Korban

Jumat, 13/12/2019 - 16:05
Jenazah korban saat dibawa ke Puskesmas
Jenazah korban saat dibawa ke Puskesmas

Klikwarta.com, Muara Enim - Penyerangan harimau terhadap salah seorang petani kopi Mustadi (50) hingga tewas pada Kamis (12/12/2019) kemarin menggemparkan warga Kabupaten Muara Enim.

O
Kondisi kaki kiri dan kanan korban pasca dievakuasi

Mustadi yang merupakan warga Desa Pajar Bulan Kecamatan Semendo Darat Ulu Kabupaten Muara Enim, pasca ditemukan usai diterkam harimau dalam kondisi mengenaskan.

Leher korban robek, dada sebelah kanan menganga tampak tulang rusuknya, sebagian organ dalam hilang, betis belakang sebelah kiri hingga telapak kaki hilang, telapak kaki kanan hilang dan sejumlah luka robek didada bekas cakaran.

Pasca kejadian, pihak aparat Polres Lahat telah melakukan tindakan koordinasi dengan BKSDA Lahat, koordinasi ke Polsek Semendo dan Pemerintah Desa Kota Agung.

Ol

Selanjutnya ikut turun ke TKP untuk melakukan evakuasi terhadap korban, membawa ke Puskesmas dan penyerahan jenazah terhadap keluarga korban.

Polres Lahat juga sempat mengimbau kepada keluarga korban untuk dilakukan otopsi. Namun pihak keluarga menolak, akhirnya jenazah diserahkan dengan dibuat berita acara.

Kronologi kejadian, menurut saksi mata Irian (32). Awalnya pada Kamis kemarin sekira pukul 17.30 WIB, Irian dan korban bersama-sama  ke kebun milik Mupilah yang digarap Irian, tepatnya di Ataran Pedamaran Hutan Seribu, Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat.

Pada saat itu, Irian dan korban sedang menggiling kopi. Setelah selesai, korban beranjak mengambil burung pikatan miliknya sekitar jarak 10 meter dari pondok kebun.

Saat itu, Irian melihat harimau mendekati korban. Irian sempat berteriak memperingatkan korban. Namun, harimau tersebut dengan cepat menerkam leher korban serta menyeret korban.

Irian lalu berlari ke pondokan dan memukul-mukul seng untuk membuat gaduh agar harimau tersebut pergi. Setelah harimau pergi, Irian mendekati korban untuk berusaha menolongnya. Namun, harimau tersebut kembali lagi mendekat dan kembali mau menyerang. 

Akhirnya, Irian lari meminta tolong ke pondok sebelah milik Arif yang tak jauh dari pondok kebunnya. 

Saat itu juga, Arif kemudian mengambil ponselnya menelepon kerabat korban di Desa Pajar Bulan.

Selanjutnya, Jumat (13/12/2019) sekira pukul 04.00 WIB, korban Mustadi dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia oleh pihak Polsek Semendo dan warga setempat. (Red/Fr)

peristiwa

tmmd

Related News