Arus Mudik dan Balik Lancar, Komisi D : Pertahankan Untuk Lebaran Tahun Depan

Selasa, 23/04/2024 - 19:21
Ketua Komisi D DPRD Jatim, dr Agung Mulyono

Ketua Komisi D DPRD Jatim, dr Agung Mulyono

Klikwarta.com, Jatim - Pasca arus balik perayaan Idul tahun 2024, Komisi D DPRD Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke UPT LLAJ Lamongan. Komisi yang membidangi pembangunan dan transportasi itu ingin mengetahui hasil evaluasi Dinas Perhubungan Jatim dalam menghadapi arus mudik dan balik pada lebaran tahun ini.

Ketua Komisi D DPRD Jatim, dr Agung Mulyono mengapresiasi selama arus mudik dan balik tidak kendala sehingga lalu lintas lancar. Meski demikian, Dinas Perhubungan tetap harus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pada perayaan Idul Fitri tahun depan.

s

Dalam kunjungan tersebut, Komisi D juga mengapresiasi Dinas PU Bina Marga yang memberi kenyamanan tranportasi darat dengan melakukan perbaikan jalan yang rusak.

“Kerjasama dalam memberi kenyamanan untuk pemudik lebaran yang dilakukan Dishub dan PU Bina Marga Jatim pada tahun 2024 sudah bagus. Kedepannya kerjasama ini dipertahankan,” katanya, Selasa 23 April 2024.

Dewan menilai lebaran tahun ini terjadi lonjakan pemudik, sehingga menyambut perayaan Idul Fitri tahun 2025 Dishub harus menambah armada angkutan mudik gratis. Dimana pada lebaran 2024, Dishub menyediakan 96 armada bus AKDP gratis dengan tujuan 20 kabupaten/kota. 

"Kami berharap ada tambahan armada tahun depan dan harus meningkatan pelayanan," pintanya.

Sementara Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim M Ashari meminta agar program transportasi gratis untuk pemudik sering disosialisasikan. Hal ini berlaku untuk seluruh moda transportasi angkutan lebaran. Mengingat dirinya mengaku banyak mendapat keluhan dari masyarakat terkait program tersebut karena kehabisan tempat duduk

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Jatim, Ainur Rofiq menjelaskan, secara umum pantauan arus mudik dan balik pada momen lebaran tahun ini memang relatif lancar. Meski demikian, Dishub juga menyadari permintaan tambahan angkutan gratis juga diharapkan masyarakat. 

"Memang permintaan untuk mudik gratis baik yang AKDP maupun AKAP itu banyak permintaan. Karena kita armadanya terbatas makanya masyarakat Jawa Timur yang ada di Jakarta dan mau mudik banyak yang tidak terakomodir," pungkasnya.

ADVERTORIAL

Tags

Berita Terkait