Dinas PMD NTT Rakor Pembangunan Rumah Layak Huni

Sabtu, 26/10/2019 - 08:13
Dinas PMD NTT Rakor Pembangunan Rumah Layak Huni

Dinas PMD NTT Rakor Pembangunan Rumah Layak Huni

KlikWarta.com, NTT - Jumat 25 oktober 2019 tepatnya di Hotel Papa John's, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) kembali melaksanakan rapat Koordinasi (Rakor) dengan membahas hal-hal teknis tentang Pembangunan Rumah Layak Huni bagi Masyarakat. Rakor di hadiri peserta perwakilan masing-masing dari setiap Kabupaten/Kota.

G

Rakor dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa  Drs.Sinun Petrus Manuk.

Dalam kesempatannya, ia menyampaikan bahwa pembangunan rumah merupakan variabel penting dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

"Pembangunan rumah ini merupakan salah satu potensi dari dana desa dan kami akan terus kawal program ini dengan melalui langkah-langkah dasar hukum yang kuat, kami menargetkan di tahun 2023 nanti sudah akan terbangun  121.040 rumah dengan Total Desa di NTT ada 3.026 Desa sehingga dalam setahun kita bisa membangun 30.260 rumah layak huni", jelasnya.

Rakor kali ini tentang program pembangunan rumah layak huni adalah lanjutan dari rakor-rakor sebelumnya dan target Gubernur Viktor Laiskdat dalam RPJMD dengan menurunkan angka kemiskinan menjadi 12%, maka tiap tahun harus diturunkan 2% kemiskinan serta tindak lanjut dari penandatanganan MoU pada 10 Juni 2019 lalu di Labuan Bajo yang dihadiri Gubernur dan seluruh Bupati Se-NTT.

"Kita juga akan berupaya agar kepala keluarga yang menerima bantuan rumah ini berpendidikan minimal berijazah SD dengan menyelengarakan Paket A dan kami akan bekerja sama dengan Đinas Pendidikan provinsi NTT", tambah Petrus Manuk.

H

Dengan pembangunan rumah layak huni sebanyak itu, maka dana yang akan dihabiskan mencapai Rp 1,513 triliun dalam waktu empat tahun. Sementara pembangunan setiap rumah diperkirakan menyerap dana sebesar Rp 50 juta. "Satu rumah sekitar Rp 50 juta, itu sudah mencakup semua (listrik dan MCK).

Di akhir pidatonya Petrus Manuk menyampaikan bahwa hal-hal yang telah tersepakati secara demokartis di dalam Rakor ini akan di jalankan di semua wilayah di NTT.

Selesai Kegiatan semua peserta mendapatkan virgin chocolate yang merupakan salah satu hasil produksi Bumdes Desa Kotowuji Barat Kab.Nagekeo. (Mr)

Tags

Berita Terkait