Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Tegal Rakor Kewaspadaan

Jumat, 27/03/2020 - 19:15
Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Tegal Rakor Kewaspadaan
Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Tegal Rakor Kewaspadaan

Klikwarta.com, Tegal - Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease (COVID-19) Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono menyatakan, bahwa gugus tugas yang dibentuk Bupati Tegal saat ini sudah berpola meski diakui  belum optimal. Artinya kinerja gugus tugas secara bertahap sudah mulai satu (1) pintu manajemen. Managemen pencegahan sudah terbentuk. Demikian juga secara medis sudah  satu juru bicara. Seluruh anggota gugus tugas juga sudah memiliki pemahaman, greget dan semangat yang sama.

Hal tersebut dikemukakan Sekda Widodo Joko Mulyono pada Rapat Koordinasi Terbatas Kewaspadaan Tingkat Tinggi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kamis sore 26 Maret 2020 di Gedung Dadali melalui fasilitas Video Conference. Hadir pada kesempatan itu Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial dan Kepala Pelaksana Harian BPBD. Sementara beberapa pejabat yang lain berada di Ruang Kerja masing-masing.  Diantaranya : Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pendidikan  dan Kebudayaan, Kepala Dinas Dagkop dan UKM, Kepala BKD dan  Plt Kepala Dinas Permasdes termasuk Bupati Dra. Hj. Umi Azizah juga  berada di Ruang Kerja Rumah Dinas Bupati. 

Sekda menambahkan, secara kelembagaan gugus tugas juga sudah dibentuk tidak hanya di tingkat kabupaten tetapi juga sudah dibentuk sampai tingkat kecamatan dan desa. Satu Komando Gugus Tugas juga  sudah berjalan, tinggal hukum darurat dengan disiplin tegas yang belum. Dengan hukum tegas seperti budaya kerja TNI Polri bisa meminimalisir  penyebarluasan covid-19. Perbaikan menuju  data yang benar juga sudah mulai berjalan. Data sarana logistik yang valid dan akurat terus dibenahi . Antisipasi  perhitungan kebutuhan sarana prasarana dihitung  betul  sampai masa tanggap darurat tanggal 29 Mei mendatang.

Tanggapan dan kesadaran masyarakat juga sudah terbentuk untuk ikut melakukan secara bersama upaya pencegahan covid-19 . 

“Informasi yang beredar dimasyarakat  harus terkendali, jangan terlalu banyak berkomentar, tetapi  berikan informasi yang benar, akurat dan pasti sehinggga  masyarakat tetap tenang, waspada dan tidak panik", tegas Widodo Joko Mulyono.

Dalam kesempatan itu masing masing kepala dinas menyampaikan laporan  upaya-upaya yang akan dan telah dilaksanakan sesuai tupoksi dan kewenangan masing-masing.

Diantaranya Kepala Dinas Dagkop dan UKM Suspriyanti melaporkan, bahwa ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (KEPOKMAS) cukup sampai nanti hari raya Idul Fitri. Seperti : beras, gula pasir, minyak, tepung terigu, daging , telur, kacang kedelai, dan elpiji  semua mencukupi. Hasil koordinasi dengan Bulog, para distributor, sub distributor, agen dan pantauan di toko-toko besar  ketersediaan barang barang tersebut mencukupi sampai hari raya Idul Fitri, kata Suspriyanti.

Kepala Dinas Sosial  Nurhayati menyampaikan kesiapan anggaran di  Dinas Sosial untuk  jaring pengaman sosial bagi warga/ penduduk rentan,  seperti : lansia non potensial, anak terlantar, difabel dan faskir miskin bukan penerima Program Keluarga Harapan dan BNPT.

Bantuan yang disiapkan dari APBD Kabupaten Tegal antara lain : bantuan sembako bagi kelompok rentan (difabel dan anak terlantar) Rp. 140.000 x 2.825 orang/anak = Rp. 400.120.000,-.  Bantuan permakanan untuk anak panti asuhan Rp. 95.000 x 945 anak = Rp. 89.775.000,- Juga jaminan hidup untuk lansia Rp. 250.000 x 12 bulan x 667 lansia = Rp. 2.001.000.000,- Kemudian bantuan transport untuk pilar-pilar sosial  Rp.50.000 x 100 orang x 14 hari = Rp.77.000.000,- .

Bantuan tersebut secara bertahap sudah di salurkan dimasing-masing kecamatan , tambah Nurhayati.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ahmad Wasyari melaporkan tentang perpanjangan belajar di rumah bagi siswa SD dan SMP se Kabupaten Tegal. Tadinya  sampai 29 Maret akan diperpanjang sampai  13 April 2020 mendasari surat edaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.  Itu semuanya guna pencegahan penyebarluasan virus corona di Kabupaten  Tegal.

Bupati Tegal Dra.Umi Azizah meminta seluruh anggota Gugus Tugas baik tingkat kabupaten maupun  kecamatan agar terus bergerak sesuai tupoksi dan kewenangan masing masing  serta memastikan seluruh elemen dan tingkatan berupaya untuk pencegahan  covid-19 . Mereka juga diperintahkan untuk melaporkan setiap aktiftas/  kegiatan harian kepada Bupati dengan tembusan Dinas Kominfo dan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan. (koes)

Related News

Loading...

pers

loading...