Dampak Gadget untuk Perkembangan Anak

Senin, 18/07/2022 - 22:18
Foto ilustrasi anak bermain gadget. Sumber: Pexels.com

Foto ilustrasi anak bermain gadget. Sumber: Pexels.com

Oleh: Maryam Nurfauziah (Politeknik Negeri Jakarta) 

Perkembangan zaman membuat teknologi informasi menjadi makin canggih. Banyak alat teknologi canggih yang diciptakan sehingga membuat perubahan besar bagi kehidupan manusia di berbagai bidang.

Seperti gadget yang dapat membentuk pola pikir anak dalam berbagai aspek kehidupan. Banyak orang tua yang memberikan kebebasan terhadapa anaknya dengan membelikan gadget sejak usia dini. Mereka beralasan tindakan tersebut akan lebih aman dan mudah dalam pengawasan aktivitas sang anak. Padahal tindakan tersebut merupakan awal dari kehancuran generasi muda yang orang tua tidak sadari.

Penggunaan gadget memiliki begitu banyak dampak negatif bagi anak dalam tumbuh kembangnya, terlebih di lingkungan masyarakat. Anak akan sulit bersosialisasi, lambat dalam perkembangan motorik, dan perubahan perilaku yang signifikan. Sehingga sangat penting peran orang tua untuk mengawasi, mengontrol dan memperhatikan segala aktivitas anak.

Sering kita temui banyak orang tua yang membelikan gadget yang canggih untuk anaknya yang bertujuan untuk mengalihkan perhatian si anak agar tidak mengganggu aktivitas ibu dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Namun, lama-kelamaan anak akan lebih terfokus pada gadgetnya dan mulai meninggalakan dunia bermain mereka. Anak akan lebih individualis dan tidak peka terhadapa lingkungan sekitarnya.

Padahal periode perkembangan anak yang sangat sensitif adalah saat usia 1-5 tahun, sebagai masa anak usia dini sehingga sering disebut the golden age. Pada masa ini seluruh aspek perkembangan kecerdasan yaitu, kecerdasan intelektual, emosi, dan spiritual mengalami perkembangan yang luar biasa sehingga akan memengaruhi dan menentukan perkembangan selanjutnya.

Maka dari itu, sangat penting peran orang tua untuk tetap berada di samping anak dalam proses tumbuh kembang

Penggunaan gadget yang berlebihan akan berdampak buruk bagi anak. Anak yang menghabiskan waktunya dengan gadget akan lebih emosional, pemberontak karena merasa sedang diganggu saat asyik bermain game. Bahkan banyak dari mereka yang memilih untuk diam di rumah main gadget daripada bermain dengan teman-teman seusianya di luar.

Melihat dampak buruk memberikan gadget kepada anak memang sangat tergantung pada kesiapan orang tua dalam mengenalkan dan mengawasi anak saat bermain gadget. Karena itu. kepada semua orang tua perlu diingatkan peran penting mereka dalam pemanfaatan gadget pada anak. Orang tua perlu menerapkan sejumlah aturan kepada anak-anknya dalam menggunakan gadget supaya anak bisa memanfaatkan gadget dengan efektif sesuai usianya.

Meskipun harus mengenalkan gadget, sepatutnya orang tua juga bisa mengenalkan anak mengenai budaya atau tradisi, cara menghormati dan sopan santu dalam bermasyarakat. Sehingga peran anak pada masa yang akan datang menjadi lebih baik. (*)

Berita Terkait