Ditegur Tak Mencuri, Purnawirawan TNI Tewas Dihujani Parang

Rabu, 11/09/2019 - 22:09
Jumpa pers polres Lhokseumawe
Jumpa pers polres Lhokseumawe

Klikwarta.com, Lhokseumawe - Kasus pembunuhan di desa utengkot dekat Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseuamawe pada Selasa (10/09/3019) sekitar pukul 16 :00 WIB Terhadap Korban MR (28 tahun) purnawirawan TNI.

Polisi Resor Lhokseumawe Menggelar Konferensi Pers terkait kasus pembunuhan tersebut pada Rabu (11/09/2019) Pukul 15.00 Wib di Gedung serba guna Polres setempat.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim AKP Indra Trinugra Herlambang menjelaskan, pelaku pembunuhan atas nama MA (46) tukang becak alamatnya di desa Curug Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe.

Dijelaskan Kasat, berdasarkan hasil pemeriksaan keterangan pelaku dan saksi, motifnya korban berkendaraan dengan menggunakan motornya lalu melihat si tersangka, lalu korban berhenti dan menegur pelaku agar tidak lagi mengambil buah dari kebunnya.

"Berawal terjadi cekcok akhirnya pelaku menyerang korban, setelah korban terjatuh, setelah itu mengambil parang yang tergantung di sepeda motor milik korban dan menghujamkan parang sebanyak 3 kali ke ke tengkuk bagian belakang, akhirnya korban sampai terluka berat dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Setelah kejadian tersebut korban masuk dalam rumah dan masih memegang senjata tajam, lalu anggota Reskrim mengepung rumahnya untuk melakukan penangkapan.

"Karena kami takut si korban sedang memegang senjata tajam dan melukai anggota, akhirnya kami mempertimbangkan berbagai cara untuk melakukan penangkapan sampai dengan kami bertemu dengan personil Brimob yang kebetulan ada di TKP dan TKP juga dekat dengan Kompi Brimob.

lalu kami minta bantuan Brimob dan personel Brimob menembakkan gas air mata  ke dalam rumah tersebut sebanyak 3 kali. 

Akhirnya tersangka keluar rumahnya dengan posisi parang masih di tangannya, lalu kami memerintahkan tersangka untuk melemparkan parangnya, setelah tersangka melempar parangnya lalu kami langsung meringkus tersangka  dan saat itu tersangka melakukan perlawanan namun secara bersama-sama dapat kami atasi sehingga tersangka dapat kami borgol dan kami amankan ke Polres Lhokseumawe untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut 

Dari tangan tersangka dapat diamankan parang yang digunakan untuk melakukan pembunuhan serta 1 buah sepeda motor milik korban.

Disamping itu, Terkait dengan informasi bahwa tersangka itu mengalami gangguan jiwa, hal ini pihak kepolisian belum dapat memastikan karena harus dilakukan pemeriksaan kejiwaan terlebih dahulu , namun sampai dengan saat ini setelah kami melakukan pemeriksaan  penyidik menilai bahwa tersangka jauh tidak mengalami gangguan kejiwaan.

Namun karena permintaan masyarakat kami tetap melakukan tes kejiwaan terhadap tersangka dan hasilnya akan disampaikan di kemudian hari.

Jadi itu hanya dugaan karena tersangka dalam hal ini ini sebelumnya memiliki pekerjaan dan pemeriksaan oleh penyidik kepada tersangka semua dapat dijawab dengan normal.

"Terjadinya cekcok diduga sitersangka sering mengambil buah dari kebun sikorban, lalu pada saat korban melintas, si korban memberi peringatan kepada tersangka agar jangan mengambil buah lagi dari kebunnya, selanjutnya tersangka tersinggung dan terjadilah peristiwa pembunuhan tersebut.

Pelaku di ancam dengan hukuman Pasal pidana yang kami terapkan adalah 338 jo 351 ayat 3 KUHP lancaman pidana paling lama 15 tahun. (@yet)

a

TMMD

 

Related News