Kandang ayam di Desa Brabowan bantuan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang nilainya miliaran saat ini kondisinya mangkrak.
Klikwarta.com, Blora - Kandang ayam di Desa Brabowan Kecamatan Sambong, Blora yang diresmikan Arief Rohman saat menjabat wakil bupati Blora, mangkrak.
Bantuan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang menelan APBN tahun 2018 senilai Rp1,4 milyar itu, tidak difungsikan lagi sejak tahun 2020.
Menurut Indarsih, Kades Brabowan, proyek kandang tersebut sudah tidak beroperasi sejak tahun 2020 setelah pemeliharaan pertama. Sebelumnya kandang tersebut dikelola oleh TPKK (Tim Pengelola Kegiatan Kandang) dan didampingi oleh pokja kabupaten, kecamatan, PMD dan Sekolah Tinggi Tekhnologi Ronggolawe (STTR) Cepu.
"Pernah produksi doc (anak ayam) 700 ekor, ayam joper 500 ekor sampai 2 kali dan pengelolaan doc 8 kali," ungkapnya.
Saat itu hasilnya tidak maksimal dan pemasarannya sulit, sehingga biaya produksi dan hasil penjualannya tidak sesuai.
"Sekarang kandangnya mangkrak. Terus dananya dari mana lagi? Dana yang dulu sudah hilang dan masyarakat tidak mau lagi. Yang tersisa hanya kandang, mesin penetas, kulkas 2 unit dan mobil. Barang tersebut masih ada semuanya. Yang tidak ada ayamnya. Asset tersebut sudah diserahkan ke BUMdes," ujarnya.
Ketidakberhasilan ternak ayam tersebut, lanjut Indarsih, dikarenakan pendamping tidak maksimal memberikan penyuluhan kepada warga.
"Yang jelas kurangnya pendampingan dan tidak maksimal. Harusnya pendampingan dari awal sehingga masyarakat bisa yakin dan bisa diberdayakan. Padahal pendamping itu ada anggarannya," tegasnya.
Lebih lanjut Indarsih mengungkapkan jika kandang tersebut akan diaktifkan kembali rencananya akan dilakukan penyertaan modal dari Dana Desa.
"Ada rencana penyertaan modal tapi itu harus dimusyawarahkan dulu," tutur dia.
Sementara itu, ketua BUMdes Brabowan Sukardi menjelaskan, aset-aset tersebut saat ini sudah didata dan diinventarisir.
"Sudah kami data dan barangnya semua masih ada," ujar Sukardi saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (6/6/2022).
Pewarta: Fajar








