Kemenag Luncurkan Ensiklopedia Seni Budaya Islam di Nusantara

Kamis, 29/02/2024 - 09:53
Peluncuran buku ini dilangsungkan bersamaan Rapat Koordinasi Direktorat Penerangan Agama Islam (Penais) Kemenag di Jakarta, Rabu (28/2/2024).
Peluncuran buku ini dilangsungkan bersamaan Rapat Koordinasi Direktorat Penerangan Agama Islam (Penais) Kemenag di Jakarta, Rabu (28/2/2024).

Klikwarta.com, Jakarta - Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki meluncurkan Ensiklopedia Seni Budaya Islam di Nusantara. Peluncuran buku ini dilangsungkan bersamaan Rapat Koordinasi Direktorat Penerangan Agama Islam (Penais) Kemenag di Jakarta, Rabu (28/2/2024) kemarin.

Wamenag mengapresiasi terbitnya Ensiklopedi ini. Menurutnya, buku tersebut menjadi upaya Kemenag dalam melestarikan dan menghargai kekayaan warisan budaya Islam di Indonesia.

“Ensiklopedia ini bukan hanya sebagai sumber referensi, tetapi juga sebagai wujud komitmen kita untuk mewarisi dan meneruskan nilai-nilai luhur yang telah ditinggalkan para pendahulu kita,” papar Wamenag mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Dikatakannya, melalui pengetahuan seni dan budaya Islam, masyarakat dapat memperkuat identitas keislaman sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa Indonesia. “Mari kita bergandengan tangan, bekerja keras, dan mendedikasikan diri untuk mewujudkan visi besar dalam melayani kebutuhan keagamaan masyarakat,” imbuhnya.

Direktur Penais Ahmad Zayadi mengatakan, penyusunan Ensiklopedia Seni Budaya Islam di Nusantara ini melibatkan beberapa pihak, antara lain peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Pihaknya berhasil menghimpun lebih dari 216 entri yang mencakup kekayaan seni budaya Islam dari 38 provinsi se-Indonesia.

“Kami juga melibatkan para penulis dari berbagai kampus dan peneliti independen. Keterlibatan mereka memberikan dimensi yang lebih luas dan mendalam pada ensiklopedi ini,” paparnya.

“Kerja sama ini menciptakan sinergi yang luar biasa, memadukan keilmuan dan keberagaman perspektif, sehingga menghasilkan karya yang komprehensif dan mendalam,” jelasnya.

Zayadi berharap, ensiklopedia ini dapat menjadi pemacu semangat bagi masyarakat Islam untuk mengembangkan literasi seni budaya dan khasanah keagamaan Islam di Nusantara. (*)

Kontributor: Arif

Related News