Ketika Imajinasi Menunjukkan Kekuatannya

Sabtu, 01/07/2023 - 20:45
Ilustrasi imajinasi. Foto : freepik.com

Ilustrasi imajinasi. Foto : freepik.com

Oleh: Nadhifa Fitrina

Klikwarta.com - Anda tentu pernah mendengar ungkapan “knowledge is power “, tetapi pernahkah Anda mendengar ungkapan "Imagination is power"? Pengetahuan benar-benar merupakan perwujudan dari “kekuatan”. Seseorang yang memiliki ilmu yang luas dan mendalam bisa mengerti apabila berada di jalan yang benar atau saat berjalan di jalan yang salah.

Lalu bagaimana dengan imajinasi? Bisakah keduanya dibandingkan sebagai bentuk kekuatan? Apa hal penting yang harus diterapkan dalam hidup? Imajinasi merupakan salah satu kemampuan otak untuk menciptakan kreasi, baik dalam berbagai bentuk rasa yang dirasakan maupun dalam bentuk yang belum pernah dirasakan oleh indera.

Apakah keberadaan imajinasi penting dalam kehidupan manusia? Albert Einstein berkata bahwa “Imagination is more important than Knowledge”. Kedudukan imajinasi berada di atas ilmu pengetahuan dikarenakan induk ilmu pengetahuan adalah imajinasi dan rasa keingintahuan. Sebagian besar disiplin ilmu pengetahuan yang ada di dunia berawal dari imajinasi dan rasa keingintahuan seseorang akan suatu hal.

Ilmu pengetahuan tanpa imajinasi akan terasa hambar karena kurangnya rangsangan untuk berpikir secara liar yang dapat bermanfaat meluasnya lingkup dari ilmu pengetahuan itu sendiri atau dengan kata lain imajinasi dapat mendorong ilmu pengetahuan untuk lebih dinamis. Apakah kekuatan dari imajinasi? Mengingat knowledge atau ilmu pengetahuan dapat dikatakan sebagai perwujudan dari kekuatan, kenapa tidak dengan imajinasi?

Imajinasi itu sendiri adalah manifestasi dari “kekuatan”. Seperti disebutkan di atas, imajinasi sangat erat kaitannya dengan ilmu pengetahuan. Sebesar apapun batas “kekuatan” dari sudut pandang manusia, sejauh itu pula batasan imajinasi yang dapat diciptakan. Imajinasi sebagai bentuk kekuatan dapat ditunjukkan dalam kehidupan nyata.

Einstein yang merupakan ilmuwan besar atau bisa dikatakan superstar dunia fisika, sangat mengapresiasi peran imajinasi. Perpaduan antara imajinasi dan ilmu pengetahuan dalam dirinya ini menunjukkan bahwa ia telah banyak berkontribusi dalam dunia fisika. Peran imajinasi dalam membentuk kepribadian ilmuwan besar lainnya juga terlihat pada Leonardo Da Vinci, ilmuwan dan seniman. Dia membuat banyak penemuan di bidang pengetahuan dan juga menciptakan karya seni.

Saat Anda merasakan sesuatu seperti makan makanan enak, otak dapat mengaktifkan area yang terlibat dalam penciuman dan rasa, ketika merasa lapar atau di tempat yang indah. Hal ini disebabkan otak Anda tidak hanya merekam pengalaman nyata, namun juga menciptakan representasi imajiner dari dunia di sekitarnya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dengan membayangkan suatu aktivitas atau tindakan, otak dapat mengaktifkan area yang terlibat dalam pemrosesan sensorik dan motorik. Ketika Anda memikirkan suatu pengalaman, otak dapat mengaktifkan area yang berhubungan dengan pengalaman itu. Hal ini terlihat dari beberapa studi yang telah dilakukan dengan menggunakan teknik pemindaian otak fmri (functional magnetic resonance imaging).

Sebuah studi menarik dilakukan pada tahun 2004 oleh para peneliti di University of Colorado. Dalam studi ini, peneliti meminta partisipan untuk memikirkan pengalaman yang menyenangkan atau menyenangkan. Saat peserta memikirkan pengalaman tersebut, bagian otak yang terlibat dalam pengalaman tersebut diaktifkan.

Kemudian, peneliti meminta partisipan untuk menghayati pengalaman tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa bagian otak diaktifkan ketika para peserta benar-benar memiliki pengalaman, sama seperti saat manusia memikirkannya. Ini menunjukkan bahwa membayangkan suatu aktivitas atau tindakan dapat membantu meningkatkan keterampilan motorik dan memperkuat jalur saraf di otak yang terkait dengan keterampilan manusia.

Manusia memiliki cara sendiri dalam menunjukkan keterampilannya, seperti halnya Anda ketika mengatasi perasaan dan emosi sendiri. Tentu Anda dapat merasakan apa yang terjadi di dalam otak ketika merasakan emosi dan sensasi seperti rasa sakit, kegelisahan, depresi, takut, dan kesenangan secara langsung atau real-time.

Dengan menerima umpan-balik visual yang spesifik tentang aktivitas otak dengan menjalankan trik dan strategi mental, Anda dapat belajar untuk secara sadar mengontrol emosi. Anda dapat memperkuat kendali atas pikiran sebagaimana seorang atlet angkat beban melatih kelompok otot yang spesifik. Hal ini memungkinkan masa depan Anda dapat melatih kemampuan mental yang jauh lebih maju dibandingkan kemampuan yang dimiliki sekarang.

Fenomena "simulasi mental" adalah kemampuan otak untuk membayangkan dunia di kepala dan memberikan perasaan yang sama seolah-olah mengalami suatu peristiwa. Dengan menggunakan kekuatan otak untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan, tentu dapat meningkatkan kemakmuran hidup Anda. Anda dapat memvisualisasikan diri Anda dalam keadaan positif dan sehat serta mencapai tujuan hidup.

Dibalik rahasia dari visualisasi yang sukses adalah dengan menggerakkan citra Anda dengan menggunakan kelima indera, hal ini menjadi sepenuhnya tertanam dalam perasaan Anda. Penelitian menunjukkan bahwa pikiran menghasilkan instruksi mental yang sama dengan tindakan yang mempengaruhi banyak proses di otak Anda. Itulah mengapa visualisasi sangat penting dalam mempraktekkan manifestasi, dimana Anda dapat menciptakan apapun yang Anda impikan dan yang terjadi di alam semesta.

Impian Anda harus tergambar jelas detail termasuk semua indra apa yang dilihat, didengar, dicium, dan dirasakan. Semakin kuat perasaan atau sensasi visual Anda, semakin kuat keyakinan pikiran bawah sadar Anda akan menerima pikiran yang berulang kali. Ini adalah bagaimana Anda menciptakan kebiasaan baru atau mengubah kebiasaan dan tindakan lama. Lakukan selama 21 hari berturut-turut, ini akan menciptakan saraf baru datang dan membawa Anda ke dalam kontak dengan situasi yang baru, yaitu kekuatan kreatif yang merancang hidup Anda.

Pikiran Anda tidak hanya memiliki kemampuan untuk mewujudkan kearifan dan pengetahuan yang luas, tetapi memiliki kekuatan untuk menciptakan realitas fisik yang sesuai dengan pola yang digambarkan atau yang diinginkan. Setiap realitas fisik merupakan wujud energi yang bergetar dengan tingkat getaran (frekuensi) yang berbeda-beda. Sehingga bila dimanfaatkan dan digunakan dengan benar, Anda akan mempunyai kekuatan dan kemampuan untuk menciptakan realitas fisik.

Semakin kuat keinginan Anda, semakin banyak energi yang difokuskan pada citra mental, sehingga potensi untuk terwujud dalam realitas fisik semakin besar. Bayangan yang detail dan cerah dapat menghasilkan energi positif yang kuat. Kemudian Anda dapat menggunakan imajinasi Anda untuk memvisualisasikan hal yang benar-benar Anda inginkan atau situasi yang ingin Anda capai.

Dengan adanya istilah “Imagination is power” bahwa tanpa imajinasi dunia tidak akan berwarna dan kehidupan akan terasa hambar. Selama manusia masih bisa berangan-angan maka imajinasi akan terus hidup dan diwariskan lintas generasi. Tentu Anda harus menyadari bahwa otak sangat terhubung dengan imajinasi dan mampu memicu emosi yang sama seperti ketika Anda benar-benar mengalami sesuatu

Tags

Berita Terkait