Kinerja Melesat, IPM dan Ekonomi Bengkulu Naik dalam Laporan RLPPD 2025

Senin, 30/03/2026 - 15:56
Pemerintah Kota Bengkulu resmi merilis Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) Tahun Anggaran 2025 / Foto : MC

Pemerintah Kota Bengkulu resmi merilis Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) Tahun Anggaran 2025 / Foto : MC

Klikwarta.com, Kota Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu resmi merilis Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) Tahun Anggaran 2025.

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Walikota Ronny PL Tobing mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Kota Bengkulu berhasil mencatatkan berbagai capaian positif pada indikator kinerja makro maupun sektor inovasi daerah.

Dalam keterangannya, Walikota Dedy Wahyudi menyoroti peningkatan signifikan pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bengkulu yang mencapai angka 84,59 di tahun 2025, naik dari angka 83,95 pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi daerah juga menunjukkan tren positif dengan angka mencapai 5,56 persen.

"Capaian ini adalah buah dari kerja keras seluruh perangkat daerah dan sinergi bersama masyarakat. Kita melihat Indeks Pembangunan Manusia terus meningkat, yang artinya kualitas hidup warga Kota Bengkulu semakin baik," ujar Dedy. Selain indikator makro, Kota Bengkulu kembali mengukuhkan diri sebagai daerah yang progresif melalui capaian Indeks Inovasi Daerah.

Pada tahun 2025, realisasi indeks inovasi mencapai 80 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 79 persen. Atas keberhasilan ini, Pemerintah Kota Bengkulu meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri RI dengan kategori "Kota Sangat Inovatif.

"Selama empat tahun berturut-turut, kita konsisten masuk dalam kategori kota terinovatif. Tahun 2025 ini bahkan capaian kita melampaui target rencana yang ditentukan," tambahnya. Di sektor pelayanan dasar, Pemerintah Kota Bengkulu juga mencatatkan performa maksimal. Tercatat pada urusan sosial, pemenuhan kebutuhan dasar bagi penyandang disabilitas terlantar, anak terlantar, hingga korban bencana mencapai 100 persen.

Begitu pula pada urusan kesehatan, layanan bagi penderita gangguan jiwa berat dan terduga tuberkulosis telah terlayani sepenuhnya sesuai standar.

Dari sisi akuntabilitas keuangan, Pemerintah Kota Bengkulu kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas laporan keuangan daerah tahun 2025.

Realisasi belanja daerah hingga akhir tahun anggaran tercatat sebesar Rp 1,11 triliun atau 79,21 persen dari total anggaran Rp 1,40 triliun.

Menutup laporannya, Walikota menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pembangunan di masa mendatang.

"Pemerintah Kota bertekad mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih optimal. Kami mengajak seluruh komponen kota untuk terus bekerja sama demi memenuhi kebutuhan masyarakat yang lebih besar di masa depan," pungkasnya. (**)

Berita Terkait