Komisi II Fasilitasi Keluh Kesah Warga Suruhwadang yang Keberatan Naiknya Biaya Langganan PDAM

Jumat, 05/02/2021 - 23:11
Hearing Komisi II DPRD Kabupaten Blitar dengan Perwakilan Masyarakat Desa Suruhwadang dengan Pemkab Blitar (foto : Faisal NR / Klikwarta.com Blitar)
Hearing Komisi II DPRD Kabupaten Blitar dengan Perwakilan Masyarakat Desa Suruhwadang dengan Pemkab Blitar (foto : Faisal NR / Klikwarta.com Blitar)

Klikwarta.com Blitar - Komisi II DPRD Kabupaten Blitar memfasilitasi sejumlah warga desa Suruhwadang, kecamatan Kademangan, melalui forum hearing di ruang rapat kerja kantor DPRD Kabupaten Blitar, Jumat (5/2/2021).

Hearing itu digelar Komisi II menyusul permintaan warga desa Suruhwadang tersebut atas naiknya tarif progresif PDAM, dimana persoalan ini dimintakan pembahasan bersama guna mencari solusi secara musyawarah mufakat. 

Kepada Pewarta Klik Warta Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Blitar Idris Marbawi mengatakan, masyarakat desa Suruhwadang yang diwakili beberapa perwakilannya di forum hearing ini mengaku keberatan dengan naiknya tarif progresif PDAM.

Kenaikan tarif progresif itu diketahui masyarakat setelah menerima Surat Edaran dari PDAM Kabupaten Blitar. Dengan adanya informasi kenaikan biaya tersebut, warga merasa keberatan secara ekonomi lantaran naiknya tarif progresif lebih dari seratus persen.

Oleh karena itu, lanjut Idris, Komisi II mengundang Direktur PDAM Kabupaten Blitar Yoyok Widoyoko dan Kabag Perekonomian Kabupaten Blitar, Heru Pujiono untuk berdiskusi dengan perwakilan masyarakat desa Suruhwadang itu guna berdiskusi dan mencari solusi terbaik atas persoalan ini.

"Ternyata dalam hearing tadi sudah ada kesepakatan antara warga dengan Direktur PDAM dan Bagian Perekonomian. Intinya, sepakat untuk meninjau kembali soal tarif dasar PDAM progresif,” kata Idris.

Komisi II sendiri menurutnya menyepakati bersama PDAM Kabupaten Blitar dan Bagian Perekonomian Kabupaten Blitar, memang diperlukan kajian dan pembahasan kembali untuk menentukan kebijakan soal perubahan tarif progresif PDAM di desa Suruhwadang.

"Nanti sebelum tanggal 15 Februari Bagian Perekonomian akan kembali mengundang pihak-pihak terkait, untuk mencari celah-celah perubahan dan keberatannya. Semoga segera bisa didapat solusinya," tukasnya. 

(Pewarta : Faisal NR)

Related News

loading...