Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, saat memberikan kursi roda kepada salah satu warga difabel
Klikwarta.com, Karanganyar - Sebanyak 50 difabel atau penyandang disabilitas di Kabupaten Karanganyar menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) yang berfokus pada peningkatan kemandirian dan kesejahteraan.
Penyaluran bantuan yang meliputi modal kewirausahaan, alat bantu fisik, dan nutrisi ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Dinas Sosial (Dinsos) di Aula Dinsos pada Kamis (23/10/2025).
Acara penyaluran dihadiri oleh Wakik Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, jajaran Forkopimda, serta para penerima manfaat yang tersebar dari berbagai kecamatan, seperti Colomadu, Tawangmangu, Jaten, dan lainnya.
Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar, Sulistyowati, menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari sinergi antara Kementerian Sosial RI melalui Sentra Terpadu Prof. Dr. Suharjo Surakarta dan Pemkab Karanganyar
“Bantuan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar, sekaligus mendukung kemandirian dan meningkatkan peran aktif penyandang disabilitas di masyarakat. Kami ingin mereka menjadi individu yang berdaya dan produktif,” jelas Sulistyowati.
Bantuan yang disalurkan terbagi dalam tiga kategori utama. Sejumlah sembilan orang menerima bantuan kewirausahaan berupa mesin jahit, gerobak dorong, bibit lele dan pakan, serta perlengkapan usaha kecil lainnya, yang bertujuan sebagai modal awal untuk berusaha mandiri.
Selain itu, delapan orang mendapatkan alat bantu fisik vital, seperti kursi roda standar, kursi roda gigi, dan tongkat putih. Sisanya, 33 orang, menerima bantuan nutrisi dan perlengkapan pribadi untuk mendukung kesehatan dan kebersihan.
Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dan menegaskan komitmen pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa bantuan tersebut adalah bentuk stimulus, bukan sekadar pemberian.
“Pemerintah berkomitmen memastikan tidak ada warga Karanganyar yang tertinggal dalam upaya mewujudkan kesejahteraan. Ini adalah momentum luar biasa. Bantuan ini adalah ‘pancing’, bukan ‘ikan’,” tegas Adhe Eliana.
Dengan filosofi ‘pancing’, ia berharap bantuan kewirausahaan dan fasilitas lainnya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh penerima manfaat agar dapat berkesinambungan menghasilkan pendapatan dan meningkatkan taraf hidup secara mandiri.
"Penyaluran bantuan ini menandai langkah konkret Pemkab Karanganyar dalam memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah," pungkasnya.
Pewarta : Kacuk Legowo








