5 Gedung KDMP di Mukomuko Rampung 100 Persen, Program Koperasi Desa Merah Putih Mulai Tunjukkan Hasil

Selasa, 10/03/2026 - 04:33
Komandan Kodim 0428/Mukomuko, Letkol Yokki, saat kegiatan buka puasa bersama di Gedung KDMP Desa Pondok Suguh, Kecamatan Pondok Suguh, Senin (9/3/2026).

Komandan Kodim 0428/Mukomuko, Letkol Yokki, saat kegiatan buka puasa bersama di Gedung KDMP Desa Pondok Suguh, Kecamatan Pondok Suguh, Senin (9/3/2026).

Klikwarta.com, Mukomuko – Program pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Mukomuko mulai menunjukkan progres nyata. Hingga awal Maret 2026, sebanyak lima gedung KDMP di daerah tersebut dilaporkan telah selesai dibangun atau mencapai 100 persen.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Komandan Kodim 0428/Mukomuko, Letkol Yokki, saat kegiatan buka puasa bersama di Gedung KDMP Desa Pondok Suguh, Kecamatan Pondok Suguh, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, lima gedung KDMP yang telah rampung berada di Desa Sumber Makmur, Desa Kotapraja, Desa Agung Jaya, Desa Pondok Suguh, serta Desa Dusun Baru Lima Koto.

“Alhamdulillah dari total 150 titik gedung KDMP yang menjadi target pembangunan di Kabupaten Mukomuko, sampai hari ini sudah ada lima gedung yang selesai 100 persen,” ujar Letkol Yokki kepada awak media.

Menurutnya, pembangunan gedung koperasi desa tersebut merupakan bagian dari percepatan Program Strategis Nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui sistem koperasi.

Saat ini, pembangunan masih terus berlangsung di berbagai desa lainnya. Dari target 150 unit gedung KDMP, sebanyak 137 lokasi telah memasuki tahap pembangunan.
“Dari target 150 titik, sebanyak 137 gedung saat ini sudah dalam proses pembangunan,” jelasnya.

Setelah seluruh pembangunan gedung selesai, pengurus koperasi tidak akan langsung dilepas tanpa pendampingan. Pemerintah telah menyiapkan program pembinaan agar pengelolaan koperasi dapat berjalan profesional dan berkelanjutan.

Letkol Yokki mengatakan, seluruh pengurus KDMP nantinya akan mendapatkan pembinaan dari perusahaan PT Agrinas selama kurang lebih dua tahun. Program tersebut mencakup dukungan permodalan, manajemen usaha, serta pengelolaan koperasi.

“Setelah seluruh gedung KDMP selesai, pengurus koperasi akan dibina oleh PT Agrinas selama sekitar dua tahun, terutama dalam hal permodalan dan manajemen usaha,” ungkapnya.

Di sisi lain, masih terdapat 13 desa di Kabupaten Mukomuko yang telah memiliki badan hukum koperasi, namun belum memiliki lahan untuk pembangunan gedung.
Meski demikian, pemerintah memastikan pembangunan tetap akan dilakukan karena program KDMP merupakan bagian dari program strategis nasional yang harus diterapkan di seluruh desa yang telah memiliki legalitas koperasi.

“Ketiga belas desa itu tetap akan dibangun gedung KDMP. Sebagai program strategis nasional, setiap desa yang sudah memiliki badan hukum koperasi wajib memiliki gedung KDMP,” tegas Letkol Yokki.

Selain pembangunan gedung, pemerintah juga akan melengkapi fasilitas operasional koperasi. Dalam waktu dekat akan dilakukan pengadaan kendaraan operasional serta perlengkapan kantor guna mendukung aktivitas koperasi di desa.

Rencananya, bulan depan akan didatangkan sejumlah kendaraan operasional berupa truk dan mobil single cabin.

“Bulan depan akan datang kendaraan operasional berupa truk dan single cabin, termasuk perlengkapan kantor untuk mendukung kegiatan KDMP,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Mukomuko, Syafriadi SH, yang hadir bersama Kepala Bidang Koperasi Deni, menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang telah membantu percepatan pembangunan KDMP di daerah tersebut.

Ia berharap target pembangunan 150 gedung koperasi di Kabupaten Mukomuko dapat tercapai sesuai rencana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dandim 0428 Mukomuko yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Melalui acara ini, persoalan 13 desa yang belum dibangun bisa kita cari solusi ke depan,” kata Syafriadi.

Pemerintah daerah juga akan melakukan pendekatan kepada desa-desa yang telah memiliki badan hukum koperasi namun belum memiliki lahan pembangunan. Pendekatan tersebut akan dilakukan bersama para Business Assistant atau pendamping KDMP.

“Kami berharap pembangunan KDMP di Mukomuko bisa mencapai 100 persen. Desa yang sudah memiliki badan hukum tetapi belum ada lahan, akan kita lakukan pendekatan melalui Business Assistant agar pembangunan tetap bisa terwujud,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Pondok Suguh, Alazi, menyampaikan rasa terima kasih atas pembangunan gedung KDMP di wilayahnya. Menurutnya, program tersebut menjadi bukti perhatian pemerintah dalam memperkuat perekonomian desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, kepada Dandim Mukomuko, Koramil, Babinsa, dan seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja sama membangun KDMP di Desa Pondok Suguh,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan gedung KDMP di desa dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat serta membuka peluang usaha baru bagi warga setempat. (*)

Berita Terkait