Polres Karanganyar Gelar Doa Lintas Agama, Kuatkan Toleransi di Hari Bhayangkara ke-79

Minggu, 22/06/2025 - 13:34
Kegiatan doa lintas agama memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Sabtu (21/6/2025), di Aula Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Kegiatan doa lintas agama memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Sabtu (21/6/2025), di Aula Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Klikwarta.com, Karanganyar - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Polres Karanganyar sukses menggelar kegiatan Doa Lintas Agama pada Sabtu (21/6/2025), di Aula Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Acara ini menjadi wujud syukur dan penguatan nilai-nilai toleransi serta kebersamaan lintas umat beragama di Kabupaten Karanganyar.

Acara doa bersama yang mengusung tema "Dengan Semangat Hari Bhayangkara ke-79, Polri Siap Menjaga Keamanan, Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama" ini dihadiri sejumlah pejabat unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran Polres Karanganyar, serta perwakilan Bhayangkari dan anggota Polsek se-Kabupaten Karanganyar.

Asisten Administrasi Umum Pemkab Karanganyar Bambang Djatmiko, mewakili Bupati Karanganyar Rober Christanto, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan lintas agama ini. Ia menilai kegiatan ini sebagai refleksi nyata kebhinekaan yang harmonis dan bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dengan Polri.

"Kami menyambut baik dan mengapresiasi Kegiatan Doa Lintas Agama dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan refleksi nyata Kebhinekaan dan wujud sinergitas," ucap Bambang. 

Ia juga menambahkan bahwa tema Hari Bhayangkara ke-79, "Polri Untuk Masyarakat," merepresentasikan tugas pokok Polri dan program-program yang semakin humanis serta dekat dengan masyarakat.

Sementara itu, Kompol Miftakul Huda, mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto, menjelaskan bahwa doa lintas agama ini adalah bentuk ikhtiar spiritual bersama dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.

Ia menekankan pentingnya persatuan, kekuatan doa, dan peran seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung transformasi Polri menuju institusi yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

"Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam menghadapi tantangan bangsa, pentingnya persatuan, kekuatan doa, dan peran seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung Polri yang sedang bertransformasi menuju institusi yang 'Presisi'," tutur Kompol Huda.

Ia juga memohon doa bagi seluruh personel Polri agar diberikan kekuatan, kesehatan, dan perlindungan dalam menjalankan amanah negara, serta mendoakan arwah para anggota Polri dan pahlawan bangsa yang telah gugur.

Pesan damai lintas iman juga disampaikan oleh Ketua FKUB Karanganyar, KH. Ir. Khusaini Hasan, dalam tausiyahnya. Ia mengajak seluruh hadirin untuk memupuk kasih sayang antar sesama makhluk Tuhan, menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, serta melakukan introspeksi diri guna menghindari prasangka dan konflik. Menurutnya, menjaga kerukunan adalah tugas bersama seluruh umat beragama.

Puncak acara ditandai dengan lantunan doa secara bergiliran dari lima pemuka agama. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh khidmat, sejuk, dan harmonis, mencerminkan semangat sinergi dan kebersamaan antar umat beragama dalam mendukung peran Polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait