Kendalikan Inflasi, Ini Strategi Bank Indonesia dan TPID Bengkulu

Rabu, 02/01/2019 - 20:22
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu Endang Kurnia Saputra menggelar Konfrensi Pers terkiat Inflasi Daerah

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu Endang Kurnia Saputra menggelar Konfrensi Pers terkiat Inflasi Daerah

Klikwarta.com - Inflasi Provinsi Bengkulu dua tahun belakangan menunjukkan angka yang menggembirakan. 

Berdasarkan rilis BPS hari ini, Rabu (02/01/2019), inflasi Bengkulu tahun 2018 tercatat sebesar 2,35 persen menurun dibandingkan inflasi tahun 2017 tercatat sebesar 3,56 persen. 

Hal ini disampaikan Gubernur Bengkulu sebagai Ketua TPID Provinsi Bengkulu, didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Kepala Badan Pusat Satistik (BPS) Provinsi Bengkulu serta Kepala Biro Ekonomi dan Asisten I Setda Provinsi Bengkulu di Media Center Pemprov Bengkulu, saat konferensi pers.

Dengan capaian tersebut, realisasi inflasi Bengkulu tahun 2018 tercatat lebih rendah dibandingkan inflasi nasional. Pencapaian tersebut berhasil dipertahankan Provinsi Bengku selama kurun waktu 2 tahun berturut-turut. 

Dalam hal ini, realisasi inflasi tahunan (yoy) Provinsi Bengkulu Tahun 2018 adalah terendah ketiga di Sumatera, dan kondisi tersebut jauh lebih baik dibandingkan tahun 2017.

Pada tahun 2018, inflasi angkutan udara dapat dikendalikan dengan baik ditunjukan oleh andil inflasi angkutan udara yang menurun dibandingkan tahun 2017. Penurunan andil inflasi angkutan udara ini secara signifikan mampu meredam gejolak inflasi Bengkulu selama dua tahun berturut-turut. 

Dalam pengendalian inflasi angkutan udara tersebut pemerintah Provinsi Bengkulu dan pihak-pihak terkait lainnya telah mengambil 2 (dua) kebijakan strategis yaitu:

a.  Mengundang pihak maskapai penerbangan untuk mengoperasikan 2 (dua) rute penerbangan baru yaitu Bengkulu-Lampung pp dan Bengkulu-Mukomuko pp yang telah dioperasikan pada tahun 2018.

b. Gubernur telah mengeluarkan imbauan tertulis kepada seluruh OPD bahwa apabila penyelenggaraan event nasional di Bengkulu, maka setiap OPD wajib memberitahukan kepada Dinas Perhubungan. Dalam hal ini pihak Dishub akan berkoordinasi aktif dengan maskapai penerbangan agar dilakukan penambahan seat pada periode-periode khusus tersebut baik melalui penambahan slot penerbangan maupun memperbesar kapasitas pesawat yang digunakan. 

Disamping itu, dalam pengendalian inflasi tahun 2018, TPID Provinsi Bengkulu telah melaksanakan kebijakan 4K lainnya sesuai arahan strategis kebijakan nasional yang terdiri atas keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif. 

Adapun lingkup kebijakan 4K tersebut sebagai berikut:

1. Keterjangkauan harga, langkah pengendaliannya : 

a. Pasar murah yabg dilaksanakan dan dikoordinasikan oleh pemerintah daerah selama periode kritis Ramadhan dan Natal-Tahun Baru. 

b. Inspeksi pasar baik yang dilaksanakan pemerintah daerah maupun Satgas pangan khususnya di pasar-pasar utama. 

c. Implementasi BPNT di Kota Bengkulu. 

2. Ketersediaan Pasokan, langkah pengendaliannya:

a. Penambahan kuota BBM bersubsidi.

b. Operasi pasar oleh Bulog dan Pertamina. 

3. Kelancaran Distribusi, langkah pengendaliannya:

a. Pembangunan infrastruktur jalan. 

b. Pengembangan Pulau Baai. 

c. Pengembangan Rumah Pangan Kita (RPK) dan Toko Tani Indonesia (TTI). 

4. Komunikasi Efektif, langkah pengendaliannya:

a. Himbauan oleh Gubernur dan MUI untuk berkonsumsi wajar selama Ramadhan. 

b. Komunikasi efektif kepada media massa. 

(Bisri

Berita Terkait