Komisi E Tak Persoalkan Seragam Baru Murid, Tapi Ada Syaratnya

Selasa, 23/04/2024 - 20:21
Ketua komisi E DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana
Ketua komisi E DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana

Klikwarta.com, Jatim - Komisi E DPRD Jawa Timur tak persoalkan adanya kebijakan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. Berdasarkan Permendikbud Nomor 50 Tahun 2022 akan diterapkan seragam baru untuk jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA.

Ketua komisi E DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana menegaskan, pada prinsipnya dewan mendukung adanya kebijakan menteri tersebut. Namun, dalam pelaksanaannya nanti tidak boleh  sampai memberatkan siswa terutama para orang tua siswa.

Politisi asal PDIP itu menilai perlu ada pembenahan dalam sistem pengadaanya agar tidak menimbulkan kisruh di pelaksanaannya. Maka harus dikoordinasikan dengan baik, termasuk dengan komite sekolah.

“Jika siswa tidak berseragam seperti anak mau bermain ketika membolos juga kontrolnya lebih sulit. Seragam salah satu bagian dari identitas siswa," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa 23 April 2024.

Wanita yang akrab dipanggil bunda Reni ini menyebut seragam ini sangat penting sekali bagi siswa sehingga sudah selayaknya dilakukan penyesuaian. Mengingat seragam adalah identitas siswa.

" Jangan sampai tidak ada seragamnya dan hanya itu-itu saja. Ini penting sekali dan sekali lagi saya pertegas bahwa seragam adalah identitas siswa," pungkasnya.

Untuk diketahui, mengacu Permendikbud Nomor 50 Tahun 2022, ada beberapa jenis seragam bagi perserta didik baik di tingkatakan SD hingga SMA. Untuk seragam nasional adalah pakaian dikenakan oleh peserta didik di sekolah dengan model dan warna yang sama, berlaku secara nasional.Pakaian Seragam Nasional digunakan peserta didik paling sedikit setiap hari Senin dan Kamis serta pada hari pelaksanaan upacara bendera.

Untuk pakaian seragam pramuka, mengacu pada model dan warna pakaian seragam yang ditetapkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.Selain itu, pakaian seragam pramuka digunakan peserta didik pada hari yang telah ditetapkan oleh masing-masing Sekolah.

Sedangkan untuk seragam khas sekolah, dalam aturan tersebut model dan warna pakaian seragam khas sekolah ditetapkan sekolah dengan memperhatikan hak setiap peserta didik untuk menjalankan agama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai keyakinannya.Adapun untuk pakaian pakaian seragam khas sekolah digunakan peserta didik pada hari yang telah ditetapkan oleh masing-masing Sekolah.

Sementara itu, untuk penggunaan pakaian adat, digunakan oleh peserta didik pada hari atau acara adat tertentu.

ADVERTORIAL

Tags

Related News