Lawan Gerakan Golput Dalam Pemilu 2019, Demi Suksesnya Keberlanjutan Pembangunan Nasional

Ilustrasi.net
Ilustrasi.net

Penulis: Putri Ariani*

Gelaran pemilihan umum 2019 akan dihelat dalam beberapa minggu ke depan. Namun, akhir-akhir ini, setelah maraknya berita hoax di dunia maya, muncul satu lagi permasalahan terkait ajang pemilu, yakni gerakan untuk mengajak Golput (golongan putih) dan intimidasi agar masyarakat tidak berani memilih pilihannya.

Golput merupakan salah satu bentuk perlawanan terhadap praktik politik. Tidak dapat dipungkhiri hal tersebut adalah motif politik dan bukan sekedar kecewa terhadap penyelenggaraan Pemilu. Bisa saja kalangan Golput ini, tidak memilih dalam gelaran pemilihan umum dan lebih jauh melakukan intimidasi terhadap masyarakat yang beda pilihannya agar takut memilih pilihannya.

Kenyataan ini tentunya sangat meresahkan bagi iklim perpolitikan di Indonesia. Sementara permasalahan berita hoax belum selesai, sekarang muncul lagi permasalahan baru yang sangat serius dan harus segera ditangani. Untuk mencegah banyaknya orang yang masuk ke dalam Golongan Putih, kita harus bergerak bersama-sama dan melawan segala bentuk intimidasi.

Kita harus berani menyuarakan kepada orang-orang terdekat kita untuk menggunakan hak suara pilihnya dan jangan takut memilih sebab nasib bangsa ini selama lima tahun ke depan ditentukan dalam ajang Pemilu ini. Mari kita sukseskan Pemilu 2019 demi keberlanjutan pembangunan Indonesia.

Kita harus benar-benar bertekad dan saling membantu sama lain, baik dalam melawan hoax maupun mencegah masifnya gerakan Golput. Jika kita tidak berusaha, Indonesia bisa berada diambang kehancuran dan Dasar Negara Pancasila hanya tinggal kenangan.

Mari bersama-sama kita sadarkan kepada khalayak umum bahwa kita tidak boleh Golput dalam Pemilu 2019, ini demi suksesnya keberlanjutan pembangunan Indonesia. Jangan takut memilih untuk suksesnya keberlanjutan kepemimpinan dan pembangunan Indonesia.

*) Pemerhati Masalah Sosial dan Politik 

Related News