Rakor pengurus KONI dan cabang olahraga se-Kabupaten Karanganyar, Rabu (11/03/2026)
Klikwarta.com, Karanganyar - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Karanganyar terus memacu kesiapan para atletnya menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.
Langkah konkret diambil dengan menggelar rapat koordinasi yang melibatkan seluruh pengurus KONI, ketua cabang olahraga (cabor), hingga tim pelatih di tengah suasana bulan suci Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
Ketua KONI Karanganyar, Bagus Selo, menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah persiapan Training Center (TC) atau pemusatan latihan yang dijadwalkan mulai serentak pada bulan April mendatang.
"Kami memaksimalkan persiapan untuk TC menghadapi Porprov. Bulan April nanti, seluruh cabang olahraga akan memulai pemusatan latihan secara intensif," ujarnya kepada wartawan di sela-sela rakor pengurus KONI dan cabang olahraga se-Kabupaten Karanganyar, Rabu (11/03/2026).
Terdapat peningkatan signifikan dalam jumlah kekuatan kontingen tahun ini. Berdasarkan hasil kualifikasi, sebanyak 254 atlet dinyatakan lolos, didampingi oleh 317 pelatih yang tersebar di 48 cabang olahraga. Angka ini menunjukkan progres positif dibandingkan periode sebelumnya.
Guna memastikan performa puncak, KONI tidak hanya fokus pada teknis lapangan, tetapi juga aspek fisik dan kebugaran. Seluruh atlet akan mendapatkan fasilitas pelatihan fisik yang mumpuni, termasuk akses ke fitness center hingga layanan fisioterapi untuk menjaga kondisi tubuh mereka selama masa TC.
Meski optimisme membumbung tinggi dengan target 15 medali emas, tantangan besar membentang di sektor finansial. Adanya pengurangan anggaran pada pos Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) membuat KONI harus memutar otak, terutama terkait pemberian reward atau bonus bagi para atlet peraih medali.
"Memang ada pengurangan anggaran, namun kami akan segera berkoordinasi dengan Bapak Bupati pada saat pergeseran anggaran (perubahan) nanti, khusus untuk membahas bonus atau reward atlet," tegasnya.
Untuk mendukung seluruh rangkaian persiapan, total anggaran sebesar Rp4,5 miliar telah dialokasikan. Dana tersebut dibagi menjadi dua fokus utama, Rp2 miliar khusus untuk pelaksanaan pemusatan latihan (TC), Rp1,5 miliar untuk persiapan teknis operasional Porprov, sisanya dialokasikan untuk kegiatan pendukung dan operasional organisasi.
Berbeda dengan sistem pemusatan satu pintu, TC kali ini akan dilakukan di lokasi masing-masing cabang olahraga. Hal ini dilakukan agar para atlet dapat berlatih lebih spesifik sesuai dengan karakteristik arena tanding masing-masing cabor.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan fasilitas fisik yang profesional, KONI berharap target 15 emas bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata kebangkitan prestasi olahraga daerah di kancah provinsi.
Pewarta : Kacuk Legowo








