unsplash.com/Jefferson Santos
Klikwarta.com - Berkat perkembangan teknologi yang pesat handphone pun mengalami perubahan yang signifikan mulai dari bentuknya hingga program dan kegunaannya. Handphone yang semula hanya digunakan untuk berkomunikasi jarak jauh, berkembang menjadi sebuah peragkat dengan banyak kegunaan. Nama yang semula handphone juga telah berkembang menjadi smartphone ataupun mobile phone.
Perkembangan handphone juga dipengaruhi dengan masuknya jaringan internet didalamnya. Hal tersebut membuat handphone memiliki berbagai macam fungsi selain untuk berkomunikasi jarak jauh. Dengan sebuah smartphone kita dengan mudah bisa mencari apa saja diinternet melalui penyedia layanan pencarian seperti google.com.
Namun dibalik perkembangannya yang pesat, handphone memiliki beberapa kelemahan didalamnya. Terlebih sejak masuknya internet pada telepon genggam kelemahan ini semakin bertambah. Salah satu kelemahan yang harus diwaspadai dari telepon pintar adalah kebocoran data penggunanya. Kebocoran data ini marak terjadi didunia terlebih dalam era digitalisasi yang membuat semua kegiatan berbasis digital.
Dalam era digital ini banyak yang berubah dan semakin mempermudah pekerjaan manusia. Seperti contoh yang mulanya mengirim dokumen harus mengunakan jasa pengiriman saat ini kita hanya perlu sebuah smartphone untuk megirimkan dokumen. Semua serba dipermudah pada era digitalisasi ini mulai dari skala kecil perorangan atau skala besar organisasi atau bahkan negara. Namun dibalik kemudahan yang diberikan pada era digitalisasi ini, terdapat pula kelemahan yang sulit dihindari. Membuat semua serba digital bagaikan pisau bermata dua dimana data yang kita simpan bisa diakses oleh orang lain.
Sebelum menggunakan layanan digital, biasanya Penyedia layanan memberikan persyaratan dan kebijakan yang harus disetujui penggunanya terlebih dahulu. Dengan menyetujuinya berarti kita menerima jika penyedia layanan akan menggunakan beberapa komponen di smartphone kita seperti kamera, audio, telepon, hingga ada yang bisa membaca data kita. Namun, biasanya layanan digital
hanya akan mengakses komponen tersebut jika dibutuhkan dan penyedia layanan yang baik akan meminta konfirmasi kembali.
Namun, ada beberapa layanan yang memang digunakan oleh penyedianya untuk mencari keuntungan dengan mengambil data pengguna. Walaupun tidak berdampak secara langsung namun hal tersebut bisa membuat anda dalam masalah yang dilakukan oleh orang lain.
Mereka menggunakan data orang lain untuk berbuat suatu kejahatan yang menguntungkan dirinya. Sama halnya dengan dunia nyata, pada dunia digital juga terdapat sisi gelap yang membahayakan penggunanya. Selama ini jasa layanan pencarian yang kita gunakan hanya menampilkan sisi baiknya dan seakan menutupi sisi kelamnya.
Jika seorang pengguna ingin memasuki sisi lain internet, banyak hal yang harus mereka waspadai. Terlebih tentang masalah keamanan data anda karna tak ada yang akan melindungi data anda selain diri anda sendiri. Penyalahgunaan data biasanya digunakan untuk kejahatan dan kepentingan pencuri itu sendiri.
Data pengguna yang telah dicuri marak diperjual belikan di pasar gelap internet yang tidak memiliki aturan pengguna. Dipasar gelap tersebut menjual apa saja karena tidak ada batas dan aturan yang berlaku, Penjualan data adalah salah satu contoh kecil hal yang bisa ditemui pada pasar gelap.
Oleh karena itu peyedia layanan akan membatasi hubungan dengan sisi lain tersebut demi kepuasan dan kepercayaan pengguna. Karena digitalisasi sangat bergantung pada sistem dan kehandalan mengelola kemanan sistem itu sendiri. Perusahaan layanan digital akan mencari orang yang bisa mengamankan sistemnya supaya tidak dicuri dan disalah gunakan.
Namun, masih banyak orang yang mengabaikan persyaratan dan kebijakan dari layanan digital yang bisa membahayakan keamanan data penggunanya. Kebanyakan pengguna akan langsung menyetujui persyaratan tersebut karena malas membaca dengan alasan terlalu panjang. Sikap seperti ini haruslah dihindari karena dengan membaca persyaratan dan kebijakan kita mengetahui batasan dari layanan
digital itu tersebut.
Dengan demikian mulailah peduli dengan keamanan data pribadi kalian dan jangan menggunakan layanan digital sembarangan. Keamanan data pengguna adalah tanggung jawab penyedi layanan namun sebagai pemilim data kita harus bisa menjaga data pribadi kita sediri. Cara yang paling mudah adalah dengan tidak sembarangan mengijinkan layanan digital mengakses smartphone kita.
Mulailah untuk membaca persyaratan dan kebijakan pada layanan digital sebelum kita menggunakannya. Curigai jika layanan digital meminta akses yang tidak dibutuhkan atau tidak sesuai kegunaan dari layanan tersebut. Keamanan data kita sangatlah penting karena menyangkut identitaspribadi kita dan mungkin orang disekitar kita.








