JOKO WIDODO, S.ST, MT Kepala Bidang Bina Marga dan Jasa Konstruksi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kabupaten Trenggalek, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis 6/1/2022 (Foto : Hardi Rangga)
Klikwarta.com, Trenggalek - Sebanyak Tiga (3) paket pekerjaan peningkatan jalan tahun 2021, di Kabupaten Trenggalek, belum rampung serta masih dalam pelaksanaan pengerjaan. Hal itu dibenarkan, Kepala Bidang Bina Marga dan Jasa Konstruksi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Trenggalek, Joko Widodo, Kamis (6/1/2022).
Kepada Klikwarta.com, ia menyebut, benar ada tiga paket proyek jalan yang belum selesai.
Tiga proyek peningkatan jalan yang masih belum rampung tersebut adalah:
Pertama: Peningkatan Jalan Ngares - Sengon, Srabah - Depok dan Ngares - Bendungan. Dikerjakan, CV. Aksa Adicandra, Perumahan Bulan Terang Utama Blok UJ-28 No46 Kelurahan, Madyopuro Kecamatan, Kedungkandang, Kota Malang Jawa Timur. Nilai kontrak sebesar Rp2.205.979.465,60.
Ke dua; Peningkatan jalan menuju Gudang Senjata Parakan, Gador - Pingit dan Kerjo - Tapan, dikerjakan, CV. Kontrukcindo Mandiri. Alamat Jl Sidodadi Barat RT.6 RW.3 Ngadilangkung, Kepanjen Kabupaten Malang Jawa Timur. Nilai kontrak sebesar Rp1.982.267.317,90.
Ke tiga; Peningkatan Jalan Craken - Ngulungkulon, Nambak - Ngulungkulon, dikerjakan Suramadu. Alamat Jl Ternate NO. 07 Kota Malang, Jawa Timur. nilai kontrak sebesar Rp2.135.378.007,89.
"Memang benar ada tiga paket pekerjaan peningkatan jalan yang saat ini masih dalam proses pelaksanaan", aku Joko, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.
Ia menjelaskan, para Kontraktor pelaksana diberi adendum waktu pelaksanaan sampai pekerjaan selesai. Selain itu, mereka juga dikenakan denda seper seribu (1/1000) dari nilai kontrak.
Tak hanya Kontraktor, konsultan pengawas juga kita beri adendum waktu. Namun, tidak ada penambahan anggaran, sehingga pelaksanaan pekerjaan tidak lepas dari pengawasan, demikian tandas Joko.
(Pewarta : Hardi Rangga)








