Sosialisasi wawasan kebangsaan pada Minggu (11 September 2022)
Klikwarta.com, Surabaya - Warga Surabaya menaruh harapan kepada Anggota DPRD Jawa Timur Hadi Dediansyah agar dapat mencegah terjadinya pengangguran, jika terpilih memimpin kota pahlawan.
Harapan warga disampaikan saat Cak Dedi, sapaan akrab Hadi Dediansyah menggelar wawasan kebangsaan dengan tema 'Rasa Cinta Kepada Tanah Air dan Bangsa adalah Wujud dari Persatuan Indonesia'.
Salah satu warga asal Kebraon yang mengadu ke Cak Dedi adalah Heri. Ia mengeluh masih adanya penahanan ijazah oleh sekolah terkait. Akibatnya anak muda yang baru lulus SMA/SMK kesulitan mendapat pekerjaan karena ijazahnya ditahan.
"Cak Dedi kalau besok-besok memang pimpin Surabaya jangan sampai anak - anak kita banyak yang nganggur. Apalagi kalau masih ada ijasah yang di tahan oleh sekolah. Kasihan mereka tidak bisa mencari lowongan kerja," ungkap Heri saat hadir di sosialisasi wawasan kebangsaan pada Minggu (11 September 2022).
Mendengar keluhan warga, Cak Dedi merasa malu. Pemerintah seharusnya tidak membiarkan ada ijazah ditahan oleh sekolah. Ijazah menjadi hak murid yang dinyatakan lulus sekolah.
Tak hanya itu saja, politisi asal Partai Gerindra itu menyebut bahwa keluhan warga di beberapa RT dan RW, yakni terkait pengangguran. Banyak anak yang sudah lulus sekolah baik di tingkat SMA dan sarjana tidak mempunyai pekerjaan yang tetap.
Pria yang menjadi anggota Komisi E DPRD Jatim tersebut meminta Pemerintah Kota Surabaya bisa melihat kesejahteraan warganya. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah menggelar job fair tenaga kerja
"Apakah sudah bekerja semua apa belum dan itu menjadi tolak ukur atau barometer keberhasilan suatu pemerintahan," tuturnya.
Cak Dedi menambahkan pemerintah kota harus bisa memberi peluang agar generasi muda di Surabaya bisa mendapatkan pekerjaan yang layak. Kepala daerah harus bisa memberi suatu solusi dengan koordinasi dengan perusahaan untuk memberi lapangan pekerjaan.
"Saya sarankan Walikota Surabaya agar berkoordinasi dengan perusahaan yang ada di Surabaya , karena banyak perusahaan berdiri di Kota Pahlawan. Jadi kepala daerah gak boleh kaku berbuat kebaikan demi warganya," Cak Dedi yang akan maju sebagai Calon Walikota Surabaya.
Cak Dedi optimis pengganguran bisa berkurang, jika pemerintah berkoodinasi dengan hotel, supermarket, mall yang memiliki peluang untuk menampung anak-anak Surabaya agar mendapatkan kesempatan bekerja. Namun pemerintah harus memprioritaskan warga asli Surabaya dalam mendapatkan pekerjaan.
"Jangan sampai anak-anak Surabaya sebagai tuan rumah atau pemilik kota yang sah tidak mendapatkan pekerjaan dari perusahaan besar yang ada di surabaya. Ini menjadi PR Pemerintah surabaya bagaimana mencari solusi agar anak- anak kita dapat kerja di beberapa tempat," pungkas Cak Dedi asli arek Surabaya.
(Pewarta: Supra)








