Pemilik Salon Ditemukan Tidak Bernyawa di Kontrakannya

Selasa, 24/09/2019 - 19:37
Korban saat dibawa ke Puskesmas Singkil.

Korban saat dibawa ke Puskesmas Singkil.

Klikwarta.com, Aceh Singkil – Seorang pengusaha sekaligus pemilik salon,di Kampung Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, Sukarman yang kerap disapa Emon (39), ditemukan tidak bernyawa didalam rumah kontrakannya, sekira pukul 23.30 wib, Senin, 23 September 2019.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Andrianto Argamuda melalui Kapolsek Singkil, Iptu. Astani, kepada wartawan, Selasa, 24 September 2019 mengatakan, penemuan mayat korban warga  asal Kuala Baru itu ditemukan dalam kondisi menelungkup di lantai kamar tidurnya.

Awalnya kronologis penemuan mayat pemilik salon itu, saat warga setempat Misril Fahmi dan dan Zul Fahmi yang disuruh oleh adik kandung korban, Mulyadi melalui telepon selulernya dari Kuala Baru, untuk datang kerumah kontrakan korban. 
Mulyadi meminta tolong kepada rekannya itu, karena setelah seharian penuh pihak keluarga menelepon ke handphone milik korban seharian penuh tidak terjawab. Meski tanda panggilannya masuk dan hpnya aktif.

Misril Fahmi yang mendapat pesan dari Mulyadi mengajak Zul Fazli untuk bersama-sama mendatangi rumah kontrakan tempat  korban membuka usaha salon dan  mengetuk pintu rumah depan korban.

Setelah digedor tak kunjung ada respon dan jawaban, warga membuka paksa pintu bagian depan rumah kontrakan korban. 
Selanjutnya warga membuka kembali membuka paksa pintu kamar dan menemukan korban sudah menjadi mayat dalam posisi telungkup  dilantai kamar.
Setelah dilakukan tindakan kepolisian olah TKP dan membawa korban ke Puskesmas Singkil guna dilakukan VER, sekira pukul 01.30 wib, Selasa, 24 September 2019, Jenazah langsung dibawa pihak keluarga dan akan dikebumikan ke kampung halamannya Kecamatan Kuala Baru Kabupaten Aceh Singkil.

Dugaan kematian korban, saat ini masih dalam penyelidikan piham Polres Aceh Singkil. Secara kasat mata difisik korban belum ditemukan adanya kekerasan akibat benturan senjata tumpul maupun senjata tajam, ujar Kapolsek.

Menurut pengakuan Herman Pelani, adik korban, semasa hidupnya Almarhum memang mempunyai riwayat penyakit jantung dan asam lambung. (ESi)

Berita Terkait