Pesparani Kota Kupang Menjalin Kasih dan Mempererat Relasi Lintas Agama.

Sabtu, 09/11/2019 - 22:20
Pesparani Kota Kupang menjalin kasih dan mempererat relasi lintas Agama.

Pesparani Kota Kupang menjalin kasih dan mempererat relasi lintas Agama.

Klikwarta.com, NTT - Selasa 5 Oktober 2019 yang dipusatkan di Gereja Sta. Maria Asumpta Kupang Ribuan umat Katolik di Kota Kupang memhadiri acara pembukaan lomba Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani Katolik) tingkat Kota Kupang tahun 2019.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man, unsur Forkopimda Kota Kupang, Asisten 1 Setda Kota Kupang, Romo Vikjen Gerardus Duka yang mewakili Uskup Agung Kupang, Ketua DPRD Kota Kupang, para Pastor dan Suster se-Kota Kupang, Kepala Kementerian Agama Kota Kupang serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan diawali dengan perarakan dari kantor Wali Kota Kupang menuju gereja Sta. Maria Asumpta. Dan Sebelum kegiatan dibuka secara resmi, ribuan umat yang hadir mengikuti misa pembukaan yang dipimpin oleh Romo Vikjen Gerardus Duka. Ribuan umat yang hadir berasal dari 9 paroki yang berada di kota Kupang.

Pesparani Katolik perdana ini Kota  Kupang akan berlangsung selama empat hari terhitung 5-8 November 2019. Kegiatan tersebut dengan tema 'Katong Semua Basodara', sebagai bentuk dalam memjalin kasih persaudaraan antar umat Katolik, serta umat beragama di Kota Kupang.

Ketua Panitia Theodora Ewalde Taek, S. Pd mengatakan bahwa ada 4 jenis lomba yang diperlombakan dalam kegiatan akbar tiga tahunan itu. Keempat jenis lomba tersebut antara lain, lomba Paduan Suara (PS), lomba Mazmur, lomba Bertutur Kitab Suci dan lomba Cerdas Cermat Rohani .Seluruh peserta yang tercatat di Panitia  yang sudah terdaftar sebanyak 1.459 peserta.Jelas salah satu anggota DPRD Kota Kupang tersebut.

G

Dalam acara pembukaan pesparani ini juga hadir umat muslim dari Kecamatan Alak yang ikut mengisi acara dalam selingan.

Sebelum lomba Pesparani Katolik dibuka secara langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man yang ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 6 kali melambangkan 6 kecamatan di Kota Kupang,dalam sambutannya Herman  menyampaikan Kegitan ini merupakan pesta supaya menjalin kasih persaudaraan antara umat Katolik dan umat beragama di Kota Kupang,kegiatan perlombaan ini juga mengacuh pada membangun relasi antar sesama, dan dalam. kegiatan ini juga memberikan pesan khusus yaitu kaum mudah Katolik mampu menjadi lilin di tengah Kota Kupang ini yang bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa ini. (Mr)

Tags

Berita Terkait