Ketua Bapparda Kabupaten Blitar Aksin Al Fata (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)
Klikwarta.com Blitar - Badan Promosi Pariwisata Daerah (Bapparda) kabupaten Blitar mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar segera membuka kembali pariwisata menyusul kabupaten Blitar sudah berubah ke level 1 untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) per 23 September 2021.
Ketua Bapparda kabupaten Blitar Aksin Al Fata menyarankan Pemkab Blitar ketika sudah memutuskan kembali membuka kanal-kanal pariwisata dengan tahapan-tahapan yang terkonsep dengan baik. Prinsipnya, tahapan pembukaan kembali pariwisata itu menurutnya tidak memberatkan pengelola pariwisata serta Pemkab Blitar dalam hal melaksanakan pengawasan.
"Karena konsekuensinya nanti kalau dibuka fungsi pengawasannya ada di pemerintah, harusnya mereka juga intens untuk itu. Saya melihat ini harus bersama-sama, harapannya kami juga proses vaksinasi segera selesai agar penanganan covid juga semakin baik," ungkapnya kepada Klikwarta.com, Sabtu (25/9/2021).
Bapparda juga mendesak pemerintah daerah agar semakin optimal mengeluarkan kebijakan yang kreatif mengajak masyarakat untuk ikut vaksinasi Covid-19. Sejauh ini, pengamatannya Pemkab Blitar masih semacam bersikap intervensi kepada masyarakat untuk vaksinasi.
"Tidak kemudian itu kaya semacam intervensi, hanya bisa masuk pariwisata kalau sudah vaksinasi. Ini kan sudah punishment secara sosial kepada masyarakat. Lha masyarakat boleh masuk destinasi wisata kalau sudah vaksin. Nah langkah-langkah kreatif kan belum ada pemerintah ini. Bikin aja masyarakat diberi reward atau bonus nih, nanti diberikan kemudahan akses fasilitas umum atau bantuan modal kerja misalnya kan ini menarik," tandasnya.
"Kalau saya lihat ini harus kreatif ya. Kalau tingkat vaksinasi tinggi dampak kepada orang-orang ingin datang ke pariwisata juga sangat berpengaruh," ulasnya.
Sementara Bupati Blitar Rini Syarifah medio awal minggu ini sempat mengatakan jika pemerintah daerah memang akan membuka pariwisata bahkan di segala sektor, jika PPKM kabupaten Blitar sudah berada di level 1. Namun begitu, pembukaan kembali pariwisata turut mempertimbangkan kondisi wilayah pariwisata itu berada terhadap resiko kasus Covid-19.
"Pembukaan sektor pariwisata menunggu sebaran Covid-19 di Kabupaten Blitar masuk level 1 atau sudah masuk wilayah zona hijau. Destinasi wisata akan dibuka melihat situasi kondisi di setiap daerah masing-masing. Pengelola wisata kami minta agar terus menyiapkan seluruh sarana prasarana protokol kesehatan bagi pengunjung, jika sewaktu-waktu diperbolehkan buka oleh pusat maka semuanya sudah siap 100 persen. Yang prokes bukan hanya masyarakat dan wisatawan, tapi pengelola wisata juga harus disiplin menerapkan prokes," tukasnya saat kabupaten Blitar belum berada di PPKM level 1, Selasa (21/9/2021).
(Pewarta : Faisal NR)








