RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Tak Khawatir Dengan Penurunan Anggaran BPJS Kesehatan

Jumat, 19/07/2019 - 12:04
Pasien di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar Saat Rekam Medik.
Pasien di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar Saat Rekam Medik.

Klikwarta.com - Terjadinya pemangkasan anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo, yang disinyalir berpengaruh terhadap kapasitas kelas rumah sakit itu sendiri nyatanya tidak begitu berdampak yang signifikan. 

"Sepanjang rumah sakit bisa memenuhi segala ketentuan proses klaim, saya kira pengurangan dana klaim itu sendiri tidak akan terjadi," tutur Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Kabupaten Blitar, dr. Endah Woro Utami, Jumat (19/7/2019).

Diterangkan Endah, selama ini pihak rumah sakit sudah melakukan ketentuan proses klaim sesuai dengan regulasi yang berlaku. Akhirnya, berapapun jumlah klaim yang diajukan pemohon, pihaknya bisa memenuhi kebutuhan itu.

"Karena kalau kecepatan respon kepada masyarakat dan kepatuhan kita terhadap aturan yang ada, semua persoalan ini yang diduga akan berpengaruh dengan penurunan kelas rumah sakit itu sendiri saya kira tidak akan pernah ada," ungkap dia.

Endah menegaskan, persoalan penurunan kelas rumah sakit merupakan kebijakan proregatif Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

Sejumlah komposisi untuk penilaian kelas rumah sakit, lanjut Endah, meliputi infrastruktur rumah sakit untuk penunjang sarana pelayanan kesehatan. Kemudian juga ketersediaan sumber daya manusia (SDM) seperti dokter, perawat, hingga karyawan rumah sakit itu sendiri sebagaiamana keperluan pelayanan kesehatan kepada pasien.

"Penilaiannya hanya kewenangan pemerintah pusat, bukan dari BPJS Kesehatan. Kami juga terus menjaga prestasi untuk tetap menjaga nilai kelas rumah sakit tetap baik," tukasnya. (Faisal)

TMMD

 

Related News