Kabid Sarpra Dinas Pendidikan kabupaten Blora Sandy Tresna Hadi
Blora, Klikwarta.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Jawa Tengah, segera melakukan penanganan kerusakan gedung SD Negeri 2 Sambongrejo Kecamatan Sambong.
Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Blora Aunur Rofiq melalui kepala bidang sarana dan prasarana, Sandy Tresna Hadi mengatakan penanganan kerusakan tersebut akan dilakuan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023.
Ada tiga ruang kelas yang nantinya akan direhab dengan anggaran Rp390 juta. Sandy menargetkan, bisa menuntaskan ruang kelas yang rusak tersebut.
Sandy mengaku, baru menerima informasi pada awal tahun 2022 lalu. Ketika itu, ada laporan dari sekolah kemudian langsung dilakukan pengecekan. Untuk memastikan kondisi gedung sekolah yang rusak.
Karena APBD pada waktu telah ditetapkan, lanjut dia, akhirnya diusulkan pada anggaran perubahan. Pihaknya juga mencoba mengusulkan melalui DAK 2023.
Ternyata, kata dia, pada Agustus 2022 usulan yang masuk di kementerian sudah turun. Dari usulan tersebut, SDN 2 Sambongrejo masuk dalam penanganan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Karena sudah masuk DAK, akhirnya anggaran dari Dana Alokasi Umum (DAU) harus dihapus. Dialihkan untuk penanganan sekolah lainnya.
"Bukan hilang. Jadi proses DAK 2023 itu usulan dari Maret 2022 melalui proses verifikasi sekitar April-Juli. Agustus baru muncul daftar sekolah yang direkomendasikan oleh pusat," ungkapnya.
Dia menargetkan, pelaksanaan dilakukan pada bulan Mei.
"Ini kita mulai persiapan perencanaan mudah mudahan April selesai perencanaan," ujar Sandy.
Menurut dia, pihak sekolah sebenarnya sudah tahu. Bahkan sekitar satu bulan yang lalu dari komite juga datang ke Dinas Pendidikan untuk konfirmasi. "Dan sudah kita sampaikan untuk tahun 2023 insyaAllah kita tangani itu," ujarnya.
Lebih lanjut Sandy mengungkapkan tahun 2023 ini ada sekira 80 sekolah SD yang rusak berat dan perlu segera diperbaiki.
"Akan segera kita mulai pengerjaan pada bulan Maret atau April tahun ini," ujar Sandy.
(Pewarta: Fajar)








