Sengketa Lahan Berujung Maut, Seorang Kakek Bunuh Tetangganya di Sawah

Senin, 29/06/2020 - 20:05
Tersangka saat diamankan
Tersangka saat diamankan

Klikwarta.com, Sumatera Selatan - Sungguh tragis dan tak disangka nasib yang dialami seorang kakek yang sudah berumur kepala tiga ini. Ia harus menghabiskan hari-harinya di balik jeruji besi sel tahanan akibat perbuatannya telah melangar hukum, melakukan tindak pidana kejahatan yang telah menghilangkan nyawa seseorang dengan sengaja (membunuh) tetangganya sendiri.

Dihimpun Klikwarta.com, kakek tersebut bernama Ribu (62), diduga telah menghabisi nyawa korban Najidi (65) warga Desa Menanga Besar, kecamatan Semendawai Timur kabupaten Ogan Kemering Ulu (Oku) Timur pada Minggu (28/06/2020) sekira pukul 14.00 WIB di areal persawahan.

Kapolres Oku Timur AKBP Erlin Tang Jaya didampingi Kapolsek Cempaka AKP Sumartono melalui kasubag Humas polres Oku Timur, Iptu Yuli mengatakan, menurut pengakuan dari tersangka Ribu dan saksi dari korban, Najidi dibunuh tersangka di areal persawahan.

"Sekira pukul 14.00 WIB, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia akibat luka senjata tajam (Sajam) di bagian tubuhnya, yakni luka sayat di bagian belakang telinga kanan, di bagian lengan kiri, sela jari manis dan dibagian kepala belakang korban", jelasnya saat dikonfirmasi Minggu(28/06/2020) sekira pukul 22.30 WIB via handphone.

Lanjutnya lagi menerangkan, pada malam harinya, sekira pukul pukul 21.30 WIB, tersangka menyerahkan diri diantar pihak keluarganya yang menghubungi petugas kepolisian Polsek Cempaka Kapolsek AKP Sukartono.

"Saat penyerahan diri terrsangka, petugas Sukartono diberi info pihak keluarga tersangka, bahwa tersangka berada di wilayah daerah provinsi Lampung dan akan menyerahkan diri kepada anggota kepolisian, tersangka akan mempertanggung jawabkan atas apa yang telah diperbuatnya kepada korban. Kemudian, Kapolsek Cempaka memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Cempaka Ipda Maridin Pardede SH, berkordinasi dengan keluarga tersangka, bersama unit Pidum Polres Oku Timur untuk segera melakukan penjemputan terhadap tersangka", terangnya.

"Selanjutnya, sekira pukul 09.30 WIB, Kanit Reskrim Polsek Cempaka dan tim SW polres Oku Timur menjemput tersangka di jalan lintas Sumatra Desa Kota Baru Selatan, kecamatan Marta Pura kabupaten OKu Timur", sambungnya.

Setelah proses interogasi, tambah Iptu Yuli, diketahui bahwa kejadian pembunuhan sadis tersebut dilatarbelakangi sengketa batas lahan tanah (sawah) antara sawah tersangka dan korban.

"Penangkapan tersangka berdasarkan laporan polisi: LP/08)VI/2020.RES TIMUR/SRK CEMPAKA", pungkasnya.

(Pewarta : Aliwardana)

Related News

Loading...

pers

loading...