Belum Ada Kesepakatan Zona Steril, Grab Dan Angling Rebutan Penumpang

Rabu, 17/07/2019 - 15:30
Pengemudi Grab Dan Pengemudi Angling Sedang Memberikan Klarifikasi Dihadapan Aparat Kepolisian
Pengemudi Grab Dan Pengemudi Angling Sedang Memberikan Klarifikasi Dihadapan Aparat Kepolisian

Klikwarta.com - Pengendara Angling milik Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar bersitegang dengan pengemudi Grab Car ketika akan mengakomodasi penumpang. Ketegangan dipicu persoalan zonasi steril yang belum disepakati antara kedua belah pihak, yakni di Jalan Teratai Kota Blitar.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (17/7/2019) sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Teratai, Kota Blitar. Riski Nanda Kusuma (26) pengemudi Grab Car mengatakan, ketika mendapat order penumpang setelah keluar dari Stasiun Blitar, Riski mengarahkan penumpang ke simpang tiga Ayam Coblos.

Namun, belum lama ditunggunya penumpang di lokasi, ternyata penumpang sudah menuju ke Jalan Teratai. Mengetahui itu, Riski mengarahkan penumpang ke arah Jalan Merdeka dengan maksud batas akomodasi terhadap penumpang tidak memasuki zona diluar wilayahnya.

"Begitu keluar dari Stasiun, penumpang tanya dengan orang yang berpakaian rompi kaya pengemudi bajai. Harusnya kalau ke ayam coblos setelah dari pintu keluar stasiun kan ke kiri, lha itu malah diarahkan ke kanan dan tiba-tiba penumpang sudah ada di sini (Jalan Teratai)," tutur Riski kepada awak media.

Kemudian Riski menghampiri penumpang tersebut di Jalan Teratai. Tetapi, begitu setelah memasuki tikungan Jalan Teratai, dia sudah dihadang dengan oknum pengemudi Angling.

Setelah dihadang, dia perang mulut dengan pengemudi Angling ketika akan membawa penumpang. Beruntung, kejadian ini tidak menimbulkan pertikaian fisik diantara keduanya maupun penumpang yang sudah akan diakomodasi Riski.

"Kita klarifikasi kedua belah pihak (Grab dan Angling) sudah datang, saya anggap ini hanya kesalahfahaman. Karena sudah ada kesepakatan, untuk Grab itu nanti wilayahnya mulai Ayam Coblos sampai BNI. Kalau Jalan Teratai ini masih simpang siur, ini tadi saya minta bisa menjaga, nanti setelah lepas dari Jalan Teratai bisa dilepas, ini bukan karena aturan, tetapi belum adanya kesepakatan," papar Kapolsek Kepanjenkidul, Kompol Agus Fauzi kepada awak media saat meninjau peristiwa ini. (Faisal) 

a

TMMD

 

Related News