Bupati Rijanto Salurkan Bansos Kemensos ke Warga Terdampak Korona

Kamis, 07/05/2020 - 11:53
Bupati Blitar Rijanto (pakai rompi warna Cokelat) saat menghadiri penyaluran bantuan sosial (foto: Klikwarta.com)

Bupati Blitar Rijanto (pakai rompi warna Cokelat) saat menghadiri penyaluran bantuan sosial (foto: Klikwarta.com)

Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Bupati Blitar Rijanto secara perdana menyalurkan bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia kepada sejumlah warga terimbas wabah virus Korona, Kamis (07/05/2020).

Kali pertama penyaluran bansos berupa uang tunai senilai Rp 600.000 ini dilakukan di kantor desa Lorejo, kecamatan Bakung,  dengan dihadiri Kepala Kantor Pos Blitar, Kepala Diskominfo Pemkab Blitar, Kepala Dinsos Pemkab Blitar, Camat Bakung, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa, hingga perangkat desa setempat.

"Hari ini adalah hari pertama bantuan dari Kemensos disalurkan. Kecamatan Bakung ada beberapa desa yang menerima bantuan, per orang mendapat enam ratus ribu," kata Bupati Rijanto seusai menyalurkan bantuan.

Dikatakan dia, tidak hanya kecamatan Bakung saja yang menerima manfaat, melainkan kecamatan-kecamatan lainnya turut mendapatkan bantuan Kemensos ini. Total penerima manfaat di kabupaten Blitar untuk bansos uang tunai tersebut sebanyak 14.302 orang.

Bupati Rijanto menyampaikan, kategori penerima manfaat ialah masyarakat miskin yang terdampak pandemi virus Korona atau Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). 

"Ini data penerima manfaat sudah divalidasi. Mereka adalah warga miskin yang terdampak. Data baru Kemensos selesai divalidasi tadi malam, dan sudah mendekati valid," tukasnya. 

Ia menerangkan, ada beberapa macam bantuan sosial untuk masyarakat terdampak virus Korona maupun masyarakat miskin. Ditambahkannya, bantuan itu ada yang bantuan uang tunai, juga ada bantuan berupa sembako. Kali ini, bantuan yang disalurkan merupakan klaster bantuan uang tunai yang diberikan sejak bulan April lalu, hingga bulan Juni nanti. 

"Saya berpesan dan berharap, masyarakat yang menerima bantuan uang tunai ini jangan dipakai untuk konsumsi kurang bermanfaat, seperti kepentingan kesehatan. Tapi untuk memenuhi kebutuhan makanan kaitannya tambahan gizi seperti telor, daging, buah-buahan, beras. Memang tujuan pemerintah itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan makanan yang seimbang," pungkasnya. 

(Faisal/Kmf/Adv)

Berita Terkait