Dikeroyok, Dua Pria Pedamaran OKI Alami Luka Tusuk

Kamis, 19/11/2020 - 15:37
Kedua Korban Pengeroyokan
Kedua Korban Pengeroyokan

Klikwarta.com, Sumsel - Nahas nasib dialami L (52) dan E (44) warga Desa Pedamaran Kecamatan Pedemaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) usai mengikuti acara Lelang Lebak Lembung (sungai) keduanya mengalami penganiayaan sekelompok orang dengan senjata tajam, Rabu (18/11).

Kapolsek Lempuing Jaya, Iptu Ruswan mengatakan, sekira pukul 10.30 WIB usai mengikuti acara Lelang di Lebak Lebung (sungai) yang berada di wilayah Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten OKI, korban berhasil memenangkan lelang, usai acara kedua korban menuju areal parkir.

"Sekira pukul 11.30 WIB, saat kedua korban sedang duduk di areal parkir dekat dengan kantor camat datanglah para pelaku dengan berkelompok dari salah satu pelaku bernama S (38) warga setempat", ujar Ruswan kepada awak media melalui sambungan telephone Rabu (18/11/2020) sekira pukul 21.30 WIB. 

Lanjut Ruswan para tersangka yang berkomplot mendekati kedua korban dan meminta dengan paksa uang sebesar Rp. 2 juta rupiah kepada korban. Sempat terjadi adu mulut antara keduanya, kemudian korban ingin memeberi tapi hanya Rp. 1 juta rupiah. Para pelaku marah dan tersingung lalu terjadilah cekcok mulut yang amat sengit dan dari salah satu pelaku mencabut senjata tajam (sajam) jenis pisau dari pingangnya kemudian menusuk korban.

"Para tersangka yang lainnya juga mencabut senjata terjadilah pertengkaran sengit yang tidak seimbang antara kedua belah pihak yang mengakibakan kedua korban terluka parah", tambahnya.

Dari perkelahian tersebut, korban L (52) mengalami luka tusuk di bagian perut sedangkan E (44) mengalami luka tusuk di bagian dada dan tangan sebelah kiri. Kedua korban sempat di bawa ke rumah sakit Pratama Tugumulyo.

"Tapi sayang luka korban terlalu parah kemudian di rujuk ke RS Palembang, sampai saat sekarang ini petugas masih tetap melakukan penyelidikan, pencarian serta pengejaran terhadap para pelaku yang pada saat usai kejadian para pelaku berhasil lolos melarikan diri", pungkasnya.

(Pewarta : Aliwardana)

Related News

Loading...
loading...