Hidupkan Pemulihan Ekonomi Masyarakat, Desa Lubuk Gilang Tanam Ubi Kayu Dengan Sumber Dana Desa

Selasa, 05/10/2021 - 09:42
Desa Lubuk Gilang Menanam Ubi Kayu( Singkong ) Dengan Sumber Dana Desa

Desa Lubuk Gilang Menanam Ubi Kayu( Singkong ) Dengan Sumber Dana Desa

Klikwarta.com, Seluma - Pembukaan perdana kebun Palawija jenis ubi kayu (Singkong) yang bersumber dari APBDes dengan tajuk  ketahanan pangan Desa Lubuk Gilang  Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma Tahun anggaran 2021, Senin 04/10/2021

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 wib ini dihadiri langsung  oleh Wakil Bupati Seluma dan didampingi Danramil, pihak Dinas Pertanian, Camat Air Periukan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ) , Kapolsek Sukaraja, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindagkop Seluma, Tenaga Ahli Kabupaten Seluma, Kepala Desa ( Kades ) Air Periukan beserta seluruh Perangkatnya, Ketua dan anggota Badan Musyawarah Desa ( BPD ) Pendamping Desa, Pendamping Desa Lokal serta sejumlah warga sekitar

"Kegiatan penanaman ubi kayu ini dari Dana Desa ( DD ) terkait masalah pertahanan pangan sesuai prioritas Dana Desa ditahun 2021,dalam hal ini program prioritas Nasional sesuai dengan kewenangan lokal Desa yaitu penguatan untuk menghidupkan pemulihan ekonomi melalui UPTD yang melibatkan masyarakat Desa dalam pengerjaanya". Ugkap Kades Lubuk Gilang, Joko Asmadi dalam sambutannya diawal acara. 

"Mudah - mudahan Desa Lubuk Gilang ini menjadi suatu Central ubi dan menjadikan suatu peningkatan dari pendapatan masyarakat sendiri, mungkin juga mendukung salah satu dari 182 Desa dan 12 Kelurahan salah satu Lubuk Gilang mendukung program bapak Bupati Menuju Seluma Alap". Tambah Joko

Di lokasi yang sama, saat dikonfirmasi awak media usai acara berlangsung, Wakil Bupati (Wabup) Seluma, Drs Gustianto menyampaikan harapannya semoga kegiatan yang didanai oleh Dana Desa Lubuk Gilang ini dapat berhasil dan dapat dikembangkan ke daerah-daerah lain. 

" Usaha ekonomi produktif ini bersumber dari Dana Desa dan ini kalau bisa berhasil, kita akan kembangkan  ke daerah - daerah lain,sementara soal kendala-kendala  petani dalam hal pemasaran ini tanggung jawab dari pada Pemerintahan untuk ikut memasarkan". Kata Gustianto.

(Pewarta : Wiwik Hadi)

Berita Terkait