Dirut PUDAM Tirta Lawu, Prihanto (berkemeja putih), saat menerangkan cara kerja mesin produksi es kristal.
Klikwarta.com, Karanganyar - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Lawu Karanganyar, mengembangkan unit usaha baru melalui produksi es kristal. Unit usaha yang diberi nama Ice Crystal Tirta Lawu tersebut, diluncurkan pada Jumat (25/2/2022). Peluncuran ini sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 PUDAM Tirta Lawu.
Direktur Utama PUDAM Tirta Lawu, Prihanto, mengatakan, pihaknya sengaja memilih produksi es kristal untuk dikembangkan, sebagai unit usaha baru. Sebab, modal maupun sarana dan prasarana produksi cukup terjangkau.
Selain itu, sisi pemasaran pun lebih cepat dan tepat, serta dinilai bisa membantu UMKM di bidang perdagangan.
"Investasi produksi es kristal ini terbilang sangat murah. Untuk membeli mesin pembuat es kristal saja harganya hanya Rp490 juta, ditambah biaya lain-lain yang nominalnya tidak lebih dari Rp600 juta", kata Prihanto.
Target lokasi pemasaran untuk sementara, kata dia, masih terbatas di wilayah Kabupaten Karanganyar. Mengingat, kemampuan produksi yang masih terbatas, yaitu sebanyak 5 ton per hari.
"Dan hari ini kami cuma produksi sekira 2 ton. Maka untuk sementara pemasaran masih kami fokuskan di Kabupaten Karanganyar terlebih dahulu", ujarnya.
Ia menjelaskan, produksi es kristal yang dilakukan ini, sudah sesuai Perda yang mengatur tentang PUDAM.
"Dalam Perda itu disebutkan bahwa salah satunya PUDAM bisa mengerjakan unit usaha lain yang sejenis. Artinya, PUDAM bisa membuat unit usaha asalkan produknya tetap menggunakan bahan baku air. Yang pertama adalah air minum dalam kemasan (AMDK) dan yang kedua es kristal. Akhirnya setelah melakukan pengkajian sejak tahun 2019, kami putuskan untuk memproduksi es kristal", tandas Prihanto.
Sementara, Air Minuman Dalam Kemasan (AMDK), masih belum terealisasi. Meski demikian, bukan berarti produk tersebut batal diproduksi.
"Kami masih terus mengkaji lebih dalam tentang produksi AMDK. Untuk saat ini kami masih fokus terlebih dahulu di produksi es kristal yang baru di produksi ini", ucapnya.
Prihanto optimis, bahwa unit usaha pembuatan es kristal akan memiliki prospek yang cerah dibanding AMDK karena pemain bisnis ini masih sedikit dan jarang dilirik.
"Kenapa bisnis es kristal ini tidak pernah dilirik, karena ibaratnya hanya uang kecil, uang receh. Akan tetapi menurut kami terus menerus bergulir. Terkait sistem pemasaran, ada dua cara pemasarannya, yaitu dari agen, selanjutnya agen itu harus 10 kantong atau 100 kg itu sudah bisa menjadi agen dengan harga Rp5.000 per kantong. Langsung pada distributor, distributor ke pedagang itu Rp7.000 per kantong,” terang Prihanto.
Ia pun mempersilahkan kepada masyarakat yang ingin menjadi agen, bisa mendaftar langsung ke PUDAM Tirta Lawu secara gratis alias tidak dipungut biaya. Malah sebaliknya, pihak PUDAM yang akan memberikan freezer untuk para agen.
“Silahkan saja bila berminat menjadi agen penjualan es kristal, gratis tanpa dipungut biaya dan kami akan memberikan freezer secara gratis. Syaratnya, hanya mampu menjualkan es kristal sebanyak 10 kantong atau 20 kantong”, pinta Prihanto.
Pewarta : Kacuk Legowo








