Menuju Pembelajaran Tatap Muka, Vaksinasi Massal Bagi Pelajar Dilaksanakan di SMPN 3 Tulungagung
Klikwarta.com, Tulungagung - Untuk pencapaian herd immunity di Kota Marmer vaksinasi Covid-19 terus dilakukan di Kabupaten Tulungagung. Kali ini program percepatan, vaksinasi bagi remaja usia pelajar 12 – 17 tahun di Kabupaten Tulungagung mulai di laksanakan. Sebanyak 5000 siswa secara serentak mendapatkan vaksinasi dosis pertama yang dilaksanakan di SMPN 3 Tulungagung, Selasa (12/10/21).
Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM bersama Forkopimda saat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi dan memberikan semangat kepada siswa serta mengajak untuk tetap disiplin prokes.
Maryoto mengatakan pelaksanaan vaksin Covid-19 ini bertujuan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan laju penyebaran Covid-19 dan pemenuhan target vaksinasi bagi anak remaja umur 12 -17 tahun di Kabupaten Tulungagung.
Lebih lanjut, Maryoto menyampaikan bahwa manfaat dan pentingnya vaksinasi bagi anak dengan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Tulungagung berbasis sekolah dengan jenis vaksin Sinovac sebanyak 0,5 ml dengan jarak atau interval minimal 28 hari.
“Semoga langkah vaksinasi bagi anak ini mampu menghentikan lanju penularan covid-19 di Kabupaten Tulungagung, mempercepat herd immunity serta harapan siswa sekolah untuk mengikuti sekolah tatap muka dapat segera terlaksana dengan tetap disiplin prokes,” ujar Maryoto.
Kepala Sekolah SMPN 3 Tulungagung Heni Hendarto, mengatakan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung melakukan vaksinasi untuk para pelajar SMP secara serentak.
”Sesuai kebijakan dari Dinas Pendidikan, untuk siswa siswi SMP di Kabupaten Tulungagung mendapat 5000 dosis dimana pelaksanaannya dilakukan selama dua hari mulai hari ini Rabu sampai hari Kamis dengan jumlah 2.500 per hari, terang Heni.
Heni juga menuturkan bahwa vaksinasi pelajar ini tidak ada persyaratan khusus, peserta hanya datang ke sekolahan dalam keadaan sehat. Bukan pelajar yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman), tidak terkonfirmasi Covid-19. “Pelajar yang divaksin harus fit, sudah makan dan membawa data diri atau kartu keluarga,” katanya.
Vaksinasi pelajar ini merupakan dosis pertama, baru selang 28 hari lagi dilakukan vaksinasi dosis kedua, karena ini program Pemerintah nanti saatnya tiba vaksinasi dosis kedua, Ia yakin akan ada vaksinasi tersebut.
Heni juga menuturkan program vaksinasi bagi pelajar ini sangat membantu khususnya Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam mendorong capaian vaksinasi.
"Saya sangat berterimakasih kepada Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan maupun Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam hal ini yang sangat all out tidak hanya jumlah vaksinasi yang dikirim tapi kemudian sasaran," ungkapnya.
Harapannya semoga dengan adanya program vaksinasi ini bisa mencegah penyebaran virus covid-19 sehingga diharapkan seluruh pelajar telah tervaksinasi yang memungkinkan segera digelarnya pembelajaran tatap muka, tutupnya.
(Pewarta : Cristian)








