Pertamina EP Field Cepu Belum Maksimal Akomodir Kepentingan Warga Temulus

Selasa, 08/03/2022 - 23:00
Perwakilan Pertamina EP Field Cepu, saat audiensi dengan warga Desa Temulus, Kecamatan Randublatung, Blora

Perwakilan Pertamina EP Field Cepu, saat audiensi dengan warga Desa Temulus, Kecamatan Randublatung, Blora

Klikwarta.com, Blora - Pemerintahan Desa (Pemdes) Temulus, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mempertanyakan kontribusi Pertamina EP Field Cepu.

Pasalnya, selama 11 tahun ini, warga belum maksimal merasakan dampak positif adanya operasi sumur gas (KDL-01) di Desa Temulus yang didistribusikan melalui pipa hingga Central Processing Plant (CPP) Gundih Pertamina EP Field Cepu di Desa Sumber Kecamatan Kradenan, Blora.

"Efektif produksi sekitar 11 tahun," ujar Lukito warga Temulus saat audiensi dengan Pertamina di balai Desa Temulus, Selasa (8/3/2022).

Saat audiensi, Lukito juga mempertanyakan program Coorporate Social and Responsibility (CSR) yang telah direalisasikan di desa selama operasi berjalan. Pun demikian dengan pekerjaan.

"Selama ini akses pekerjaan hanya sekurity. Kalau yang dibutuhkan Pertamina adalah skill (keterampilan), maka menjadi tanggung jawab Pertamina untuk melatih warga",  tegasnya.

Sementara itu, Humas Pertamina Field Cepu, Sony, menjelaskan, bahwa tanggung jawab sosial (CSR) selama produksi, hanya setiap ada pengajuan proposal.

"Kalau program belum ada, untuk pengajuan kegiatan pun harus diajukan pada akhir tahun. Supaya menjadi acuan rencana kegiatan tahun berikutnya. Begitu juga pengajuan pemberdayaan masyarakat, harus dilihat dulu apakah tepat sasaran atau tidak. Harus ada dokumen dulu dan melalui proses," jelas Sony.

Terkait program yang telah direalisasikan oleh Pertamina , Sony belum bisa menyampaikan karena harus membuka data lama.

"Apapun yang menjadi usulan dari warga, bisa dituangkan dalam berita acara", tegasnya.

Kepala Desa Temulus Suhartono, mengaku, proposal yang diajukan ke Pertamina selama dia menjabat, digunakan untuk perbaikan jalan.

"Selama ini, jalan poros tidak ada anggaran perbaikan. Termasuk, setiap ada kegiatan sedekah bumi, pihaknya tidak menarik iuran lagi dari warga karena kegiatan kita usulkan kepada Pertamina. Ke depan kami berharap agar terjalin komunikasi yang lebih baik dengan Pertamina, sehingga masyarakat bisa lebih merasakan dampak positifnya", demikian harap Kades.

Pewarta: Fajar

Tags

Berita Terkait