Ironi, Warga Bantaran Rel KA Ketintang Kesulitan Pasang Air PDAM

Senin, 06/06/2022 - 09:10
Anggota DPRD Jatim Lilik Hendarwati, saat menggelar reses II tahun 2022, Minggu (5/6/2022).

Anggota DPRD Jatim Lilik Hendarwati, saat menggelar reses II tahun 2022, Minggu (5/6/2022).

Klikwarta.com, Jawa Timur - Anggota DPRD Jatim Lilik Hendarwati mendapat keluhkan warga Surabaya yang tinggal di bantaran rel Kereta Api (KA) saat menggelar reses II tahun 2022, Minggu (5/6/2022).

Warga yang tinggal di bantaran rel kereta daerah Ketintang mengaku bahwa mereka sudah menjadi masyarakat Surabaya yang sah karena sudah terbentuk RT dan RW.

Bahkan mereka rutin membayar iuran sesuai aturan pengurus RT.

Ironinya, warga bantaran mengaku tidak bisa memasang air PDAM, sehingga dinilai tak adil. Pemkot Surabaya dinilai tidak konsekuen. Padahal mereka diberikan posisi yang sah sebagai warga.

"Tetapi mereka tidak mendapatkan haknya. Padahal mereka membayar pajak tetapi mereka tidak mendapatkan hak-hak dan fasilitasnya, " terang Lilik.

Politisi Fraksi PKS DPRD Jatim itu menegaskan bahwa Pemerintah harus jelas dan konsekuen dengan kebijakan menjalankan aturan-aturan yang berlaku.

"Kalau memang warga bantaran dianggap sebagai warga yang sah ya harus mendapatkan hak dan fasilitasnya. Ini salah bentuk tidak keadilan yang harus di suarakan dan diperjuangkan, " pungkas Perempuan asli Surabaya itu.(*)

Berita Terkait