Bupati Arifin Safari Ramadan di Masjid Baitus Salam
Klikwarta.com, Trenggalek - Pemerintah Kabupaten Trenggalek, menggelar kegiatan Mening Deh, dan Safari Ramadhan di masjid Baitus Salam Desa Panggungsari, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Senin (3/4/2023). Safari Ramadhan dipimpin oleh Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin, didampingi Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara. Dan seluruh Jajaran Forkopimda Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
Dalam kegiatan Mening Deh dan Safari Ramadhan ini Bupati Trenggalek, beserta jajarannya, diawali dengan silaturahmi, meninjau pelaksanaan program Makaryo Neng Deso Desa Hebat (Mening Deh) yang dilaksanakan di Kantor Desa Panggungsari Kecamatan Durenan, kemudian agenda Safari Ramadhan dilanjutkan mengunjungi masjid Baitus Salam.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, dalam sambutannya, mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan selalu bersyukur kepada Allah.
"Mari kita selalu husnudzon kepada Allah, karena Gusti Allah itu maha welas lan maha asih, yang penting sekarang kita berniat baik khususnya terhadap sesama," ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati Arifin, juga menghimbau warga Durenan untuk memanfaatkan kesempatan untuk meramaikan hari raya ketupat nantinya, "Mbenjing pas kupatan kulo suwon diramekne (red : nanti kalau hari Raya ketupat saya minta diramaikan),"himbaunya.
Menurutnya momen hari raya ketupat di Kecamatan Durenan, merupakan salah satu sarana menikmati syukur yang diberikan Allah, Walaupun yang menjalankan puasa syawal hanya beberapa, " akan tetapi yang merayakan seluruh masyarakat, itu lah nikmat yang harus disyukuri," bebernya.
Perayaan Hari Raya ketupat di Kecamatan Durenan beda dari daerah lain, sehingga tak heran kalau kupatan di Kecamatan Durenan selalu ramai dikunjungi, warga masyarakat Kabupaten Trenggalek, untuk menikmati ketupat gratis yang di suguhkan masyarakat Kecamatan Durenan.
Dalam perayaan Kupatan, "Tidak cuma Durenan saja yang merayakan, tapi seluruh Indonesia pengen niru kupatan seperti di Kabupaten Trenggalek khususnya Kecamatan Durenan," pungkasnya.
(Pewarta : Hardi Rangga)








