Klikwarta.com, Motamasin - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin kini telah resmi menerapkan sistem Electronic Customs Declaration (e-CD) secara nasional sejak 23 Juli 2024. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat dan mempermudah proses perlintasan di perbatasan, khususnya bagi warga yang melintas dari dan ke wilayah Indonesia.
Dengan pengisian e-CD, pelintas diharuskan melengkapi data secara online sebelum tiba di Indonesia, sehingga mengurangi penumpukan penumpang di terminal kedatangan dan keberangkatan.
Penerapan e-CD ini juga dimaksudkan untuk mengurangi beban administrasi manual di pos perbatasan, memberikan kenyamanan, serta meningkatkan efisiensi pelayanan bagi para pelintas. Dalam sosialisasi yang diadakan oleh pihak PLBN, hadir berbagai pihak terkait seperti Administrator PLBN, operator angkutan umum antar negara seperti Timor Travel, Babadox, Bagong, Damri, dan Paradise. Mereka diundang untuk berkoordinasi guna mendukung dan mengedukasi para pelintas terkait penggunaan e-CD.
Pengisian e-CD wajib dilakukan oleh setiap pelintas maksimal dua hari sebelum kedatangan di Indonesia. Dengan sistem ini, pelintas hanya perlu mengisi formulir e-CD secara online melalui situs resmi, kemudian mendapatkan QR code. Sesampainya di PLBN, pelintas cukup menscan QR code tersebut di petugas Bea Cukai yang bertugas, sehingga mempermudah dan mempercepat proses pemeriksaan.
Kepala PLBN Motamasin, Engelberthus Klau, menyatakan optimisme terhadap penerapan e-CD ini. "Kami berharap dengan diterapkannya e-CD nasional, perjalanan para pelintas menjadi lebih nyaman dan efisien," ujarnya saat diwawancarai. Engelberthus juga menekankan pentingnya kerjasama dari semua pihak terkait untuk memastikan pelaksanaan e-CD berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Meskipun e-CD diharapkan mempermudah proses perlintasan, pihak PLBN juga mengantisipasi berbagai kendala teknis yang mungkin dihadapi, seperti koneksi internet yang tidak stabil atau masalah jaringan roaming bagi pelintas yang berasal dari luar negeri. Oleh karena itu, pelintas dianjurkan untuk mengisi e-CD melalui agen angkutan umum atau sehari sebelum keberangkatan ke Indonesia untuk menghindari kendala tersebut.
Dalam upaya mempermudah penumpang, Bea Cukai Atambua telah mengirimkan surat kepada agen-agen travel di Dili, Timor Leste, untuk memasang stiker barcode e-CD. Dengan adanya barcode ini, diharapkan para pelintas dapat lebih mudah mengakses situs pengisian e-CD dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan terhadap kebijakan baru ini.
Kasubbid Fasilitasi Pelayanan Lintas Batas Negara PLBN Motamasin, Puspitorini, mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan, termasuk operator angkutan umum, untuk memastikan implementasi e-CD berjalan dengan baik. "Kami akan terus bekerja sama dengan para operator angkutan umum untuk memastikan bahwa informasi mengenai e-CD sampai ke semua pelintas. Kami juga akan memberikan bantuan teknis jika dibutuhkan," jelasnya.
Para operator angkutan umum juga diminta untuk turut serta dalam mengedukasi penumpang mengenai pentingnya mengisi e-CD sebelum tiba di Indonesia. Selain itu, mereka juga diharapkan bisa membantu penumpang yang mungkin mengalami kesulitan dalam proses pengisian. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada pelintas yang tertinggal informasi atau mengalami kesulitan di perbatasan.
Penerapan e-CD diharapkan dapat memberikan banyak manfaat, tidak hanya bagi pihak Bea Cukai dan pemerintah, tetapi juga bagi para pelintas itu sendiri. Dengan e-CD, data pelintas dapat diakses lebih cepat dan mudah, sehingga meminimalisir waktu tunggu di pos perbatasan. Selain itu, sistem ini juga mempermudah proses pengawasan dan pelaporan barang bawaan, serta meminimalisir potensi pelanggaran atau penyelundupan.
Bagi para pelintas, e-CD juga menawarkan kenyamanan karena pengisian data dapat dilakukan dari mana saja dan kapan saja sebelum keberangkatan. Dengan demikian, mereka tidak perlu lagi mengisi formulir manual saat tiba di PLBN, yang seringkali memakan waktu dan menyebabkan antrean panjang.
Penerapan e-CD secara nasional di PLBN Motamasin ini merupakan langkah maju dalam modernisasi dan digitalisasi pelayanan lintas batas negara. Dengan kerjasama dari semua pihak terkait, termasuk pelintas, operator angkutan umum, dan petugas Bea Cukai, diharapkan proses perlintasan di PLBN Motamasin dapat berjalan lebih lancar, efisien, dan aman. Kedepannya, diharapkan sistem ini juga dapat diterapkan di PLBN lainnya di seluruh Indonesia, sehingga memberikan pengalaman perlintasan yang lebih baik bagi semua pihak.
Engelberthus Klau mengakhiri dengan harapan bahwa semua pelintas dapat mematuhi prosedur baru ini dan terus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan di perbatasan.
"Kami berharap seluruh pelintas dapat mematuhi dan mendukung implementasi e-CD ini, demi kenyamanan dan keamanan bersama," pungkasnya.
Kontributor : Arif








