Bakti TNI Bangun Infrastruktur Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Bahenap
Klikwarta.com, Kapuas Hulu - Mungkin kita mendengar Desa Bahenap, langsung ingat telah menjadi terkenal dan viral setelah sekitar tahun 2016 silam, ada warga yang sakit dibawa ke rumah sakit harus ditandu, hal ini menjadi viral karena memang keadaannya seperti itu, begitu Medan yang sulit, insfratruktur yang susah satu satunya cara harus ditandu.
Desa Bahenap adalah desa yang terletak di ujung kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu dengan jumlah penduduk sekitar 856 jiwa, 205 Kepala Keluarga (KK) luas wilayah desa 20.127,07 Ha atau 201,27 km persegi.
Dulunya daerah ini tidak banyak diketahui orang. Namun sejak viral warga yang sakit harus ditandu jadi terkenal, nah untuk menjawab masalah tersebut diadakan program Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD). Program TMMD ini membuka akses jalan yang dulunya tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor. Salah satu transportasi yang memadai harus lewat sungai, itupun kalau debet air harus tinggi.
Perjalanan menuju Desa Bahenap dari Kabupaten Kapuas Hulu cukup rumit karena harus melewati jembatan gantung yang hanya bisa dilalui kendaraan bermotor roda dua. Ditambah jembatan yang sudah mulai lapuh karena lumut dan usia sudah lama.

Menurut penuturan Kepala desa Bahenap bpk Ermius Edi, awalnya jalan menuju Desa Bahenap, harus melewati jalan berlumpur di saat musim hujan, dan cukup memprihatinkan, apalagi selokan tidak ada, sehingga air harus lewat badan jalan ini menambah semakin parah kondisi jalan, sehingga kendaraan yang melintas harus didorong.
“Tapi itu sebelum TMMD digelar. Kalau sekarang walaupun belum selesai seratus persen pekerjaan baru berjalan kurang lebih 2 Minggu tapi sudah mulai nampak perkembangannya ucapnya, Selasa (9/8/2022).
“Kami juga tidak pernah menyangka sebelum ini jika desa kami mendapatkan sasaran kegiatan TMMD ke-114. Ini merupakan harapan kami selama ini. Desa kami sekarang juga nampak bersih bersama warga dan personel Satgas TMMD bahu membahu melaksanakan gotong royong,” ungkapnya dengan penuh rasa suka cita.
Desa terpencil di ujung kecamatan Kalis yang dihiasi dengan panorama alam yang terdiri dari beberapa aliran sungai, serta beberapa perbukitan laksana panorama yang eksentrik.
Salah satu yang menjadi ikoniknya bahwa desa Bahenap dikelilingi bukit Asen, Bukit Manyung, bukit Tampuk Kelekak, Bukit Oham. Jadi hiruk pikuknya suara bising kota tidak kendengaran.
Dan satu lagi yang menjadi ikoniknya adalah sungai Kalis. Airnya yang jernih tatkala betul betul memanjakan untuk berendam, dan juga untuk wisata Arum jeram. Saat ini kegiatan Arum jeram dikelola oleh Bundes (Badan usaha desa) dan masih sebatas warga lokal hanya sebagai hiburan.
Disamping itu juga desa Bahenap juga cocok untuk tanaman buah seperti Durian, salah, alpokat.
Dijelaskan oleh Dansatgas TMMD Kodim 1206/Psb Letkol Inf Sri Widodo bahwa Satgas TMMD ke-114 Kodim 1206/Psb, bersinergi dengan warga desa Bahenap bahu membahu dalam progres pembangunan jalan, jembatan dan lainnya. Sejak dibukanya TMMD pada tanggal 26 Juli 2022 desa Bahenap kini mulai punya warna baru, pembangunan jalan sepanjang 5000 meter dengan lebar 6 meter seperti yang sudah di ceritakan di atas sudah kelihatan terang walaupun belum selesai sepenuhnya.
Memang selama ini jalan sudah seperti selokan, air lewat ke badan jalan, saya berharap kepada masyarakat kalau nanti sudah selesai agar tetap dirawat,” katanya.
Pembangunan jembatan sebanyak 20 buah diharapkan sebelum penutupan nanti yaitu tanggal 24 Agustus 2022 harus rampung. Saya selalu cek dan pantau langsung progres pekerjaan TMMD ini.
“Inilah perwujudan bakti TNI melalui kegiatan TMMD ke-114, kemanunggalan TNI bersama rakyat untuk menguatkan pertahanan dan ketahanan Nasional,” katanya.
Ia mengatakan, kehadiran TMMD dalam upaya meningkatkan taraf hidup rakyat, khususnya di bidang kesehatan, perekonomian menjadi harapan semua orang. Khususnya wilayah perbatasan, terpencil dan tertinggal," jelas Letkol Inf Sri Widodo
#pendim1206/psb#








