Jelang Idul Adha, Tim Gabungan di Solo Sidak Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban

Selasa, 28/07/2020 - 23:49
Tim gabungan menggelar cek kesehatan hewan kurban di wilayah Kecamatan Laweyan Kota Solo Jawa Tengah.

Tim gabungan menggelar cek kesehatan hewan kurban di wilayah Kecamatan Laweyan Kota Solo Jawa Tengah.

Klikwarta.com, Solo - Menjelang Hari Raya Idul Adha, Tim gabungan yang melibatkan Polsek Laweyan, Koramil Laweyan serta Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Solo menggelar inspeksi mendadak (sidak) terkait pemeriksaan kesehatan hewan kurban ke sejumlah lokasi penjualan hewan kurban, di kawasan Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (28/07/2020).

Dari pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap sekira 20 ekor sapi dan 200 ekor kambing, petugas di lapangan mendapati seekor kambing yang terkena scabies atau penyakit kulit dan tujuh ekor kambing belekan.

Kapolsek Laweyan AKP Ismanto Yuwono mengimbau kepada penjual agar kambing yang dalam keadaan sakit selayaknya harus diganti dengan yang sehat,  terlebih sebagian hewan kurban sudah ada yang dipesan oleh pembeli dengan uang muka.

"Kami lakukan ini, pada dasarnya agar memberikan ketenangan kepada masyarakat terkait kesehatan hewan. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, bahwa kesehatan hewan itu mutlak. Kemudian untuk diperiksa, agar masyarakat tenang," terang Ismanto kepada wartawan.

AKP Ismanto Yuwono mengatakan, dalam sidak itu petugas tidak menemukan adanya penjualan sapi gelonggongan.

"Seluruhnya sehat, tidak ada indikasi sapi glonggongan. Pengecekan gigi juga sangat baik, sapi sudah dewasa. Utamanya, kami fokus pada kesehatan baru faktor keamanan," tandasnya.

Mengingat penyakit scabies pada kambing dikhawatirkan menular, tim dokter meminta agar hewan kurban yang sakit itu pun dipisahkan dan dilakukan penanganan hingga sehat. Sedangkan untuk kambing belekan telah diberi obat tetes mata agar segera sembuh dan layak dijadikan hewan kurban sesuai ketentuan. Tim dokter, lanjut Kapolsek, juga dapat dihubungi melalui telepon jika ditemukan adanya hewan yang sakit untuk dilakukan pengobatan.

Terkait faktor keamanan Kapolsek Laweyan bersama Danramil Kapten Cba Kurdi berharap agar penjual hewan kurban aktif berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa apabila menemukan gangguan keamanan.

Keterangan senada disampaikan Kasi Kesehatan Hewan dan Pengawasan Obat Hewan DPKPP Solo, Abdul Aziz. Dia mengatakan, kambing yang sakit scabies pun harus diganti dengan kambing sehat sehingga memenuhi syarat kelayakan yang sesuai ketentuan untuk dijadikan hewan kurban.

"Jadi sebelum disembelih kita periksa dulu kesehatannya, apakah hewan itu layak disembelih atau tidak. Dari pemantauan secara umum bagus, sehat dan layak untuk disembelih,"  ungkap Abdul Aziz.

Pengobatan terhadap penyakit itu, tambahnya, dapat dilakukan melalui injeksi dan membutuhkan waktu untuk proses penyembuhan.

"Jadi selama dua hingga tiga pekan kambing (terkena scabies) itu tidak boleh dikonsumsi. Karena sudah mendekati Idul Adha, kami sarankan untuk diganti kalau pun sudah laku," pungkasnya.

(Pewarta : Kacuk Legowo)

Berita Terkait