Kemitraan Strategis Otorita IKN Nusantara dengan Stanford Doerr School of Sustainability

Minggu, 24/09/2023 - 15:16
Andhika Wahyudiono
Andhika Wahyudiono

Oleh: Andhika Wahyudiono*

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN Nusantara) telah menjalin sebuah kemitraan strategis dengan Stanford Doerr School of Sustainability melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) yang menandai langkah awal kolaborasi mereka dalam bidang penelitian. Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, dengan penuh semangat menggambarkan bahwa kerja sama ini bukan semata-mata tentang Ibu Kota Nusantara, melainkan sebuah penyatuan penting antara investasi, pengetahuan, dan jaringan.

Penandatanganan perjanjian ini menjadi momen penting, yang mempertemukan Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, dengan Dekan Stanford Doerr School of Sustainability, Arun Majumdar. Keduanya dengan tegas menyatakan bahwa penandatanganan ini bukan semata-mata formalitas, melainkan langkah nyata yang akan membawa transformasi dalam pembangunan IKN dengan melibatkan institusi pendidikan tinggi untuk mengembangkan penelitian.

Menurut Arun Majumdar, kerja sama penelitian ini memiliki potensi besar untuk menjadikan Nusantara sebagai contoh uji coba metode baru dalam pembangunan perkotaan yang berkelanjutan. Ini adalah sebuah tonggak penting yang dapat menginspirasi negara-negara lain, khususnya di Asia Tenggara, untuk mengadopsi pendekatan serupa dalam pengembangan perkotaan yang lebih berkelanjutan.

Stanford Doerr School of Sustainability adalah salah satu sekolah di Universitas Stanford yang memiliki fokus khusus pada isu perubahan iklim dan keberlanjutan. Sekolah ini resmi dibuka pada tanggal 1 September 2022, menjadi sekolah baru pertama yang didirikan di Universitas Stanford sejak berdirinya Sekolah Humaniora dan Sains pada tahun 1948. Dengan demikian, sekolah ini memegang peranan penting dalam menghadapi tantangan global terkait perubahan iklim.

Kemitraan antara Otorita IKN Nusantara dan Stanford Doerr School of Sustainability diharapkan akan menciptakan sinergi yang kuat antara pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya yang dimiliki keduanya. Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang untuk menghadirkan ide-ide inovatif yang dapat diterapkan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Dalam konteks kemitraan ini, investasi memiliki peran kunci. Investasi tidak hanya dalam bentuk dana, tetapi juga dalam bentuk penanaman pemikiran dan ide-ide brilian. Stanford Doerr School of Sustainability, sebagai institusi yang berfokus pada perubahan iklim, memiliki beragam pengetahuan dan pengalaman yang dapat menjadi landasan kuat untuk inovasi dalam pembangunan IKN.

 

Selain investasi, pengetahuan juga merupakan aspek yang tak kalah penting. Stanford Doerr School of Sustainability telah membangun reputasi sebagai salah satu sekolah terkemuka di Amerika Serikat dalam bidang perubahan iklim dan keberlanjutan. Dengan berbagi pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki oleh fakultas dan peneliti mereka, kemitraan ini dapat memberikan wawasan yang berharga bagi pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Selain itu, jaringan juga menjadi elemen penting dalam kemitraan ini. Koneksi yang dimiliki oleh Stanford Doerr School of Sustainability dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, perusahaan, dan lembaga internasional, dapat membuka pintu bagi kolaborasi yang lebih luas dan mendalam. Jaringan ini dapat menjadi sumber potensial bagi investasi, pengetahuan, dan dukungan dalam berbagai aspek pembangunan IKN.

Dalam wawancara terpisah, Arun Majumdar, Dekan Stanford Doerr School of Sustainability, menjelaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya bermanfaat bagi Indonesia, tetapi juga memiliki dampak yang lebih luas. Nusantara bisa menjadi contoh inspiratif bagi negara-negara lain, khususnya di kawasan Asia Tenggara, yang tengah menghadapi tantangan serupa dalam pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Kerja sama dengan sebuah institusi pendidikan tinggi ternama seperti Stanford Doerr School of Sustainability membuktikan komitmen Otorita IKN Nusantara untuk menghadirkan inovasi dan pemikiran baru dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara. Dengan memanfaatkan sumber daya dan keahlian yang dimiliki oleh sekolah ini, diharapkan IKN Nusantara dapat menjadi pusat perkotaan yang modern, berkelanjutan, dan menjadi panutan bagi negara-negara lain dalam upaya menghadapi isu perubahan iklim dan keberlanjutan.

Selain itu, kolaborasi ini juga menjadi bukti nyata bahwa penanganan isu perubahan iklim dan keberlanjutan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan kontribusi dari berbagai sektor, termasuk pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Dengan menggandeng Stanford Doerr School of Sustainability, Otorita IKN Nusantara menunjukkan bahwa mereka berkomitmen untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka menciptakan solusi yang holistik terhadap isu-isu global ini.

Dalam konteks perubahan iklim yang semakin mendesak, pembangunan perkotaan yang berkelanjutan menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Oleh karena itu, kerja sama antara Otorita IKN Nusantara dan Stanford Doerr School of Sustainability memiliki potensi besar untuk menghasilkan penemuan-penemuan penting dalam pengembangan perkotaan yang ramah lingkungan.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, diharapkan akan ada berbagai proyek penelitian yang akan dilaksanakan oleh para ahli dan peneliti dari kedua belah pihak. Proyek-proyek ini akan mencakup berbagai aspek pembangunan perkotaan, mulai dari pengelolaan sumber daya alam, transportasi berkelanjutan, hingga adaptasi terhadap perubahan iklim.

Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang bagi mahasiswa dan sarjana Indonesia untuk terlibat dalam penelitian-penelitian yang relevan dengan isu-isu perubahan iklim dan keberlanjutan. Ini merupakan kesempatan berharga bagi generasi muda Indonesia untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang dapat mereka terapkan dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan perkotaan di masa depan.

Kesimpulannya, kerja sama antara Otorita IKN Nusantara dan Stanford Doerr School of Sustainability adalah sebuah langkah yang sangat positif dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan keberlanjutan di masa depan. Melalui investasi, pengetahuan, dan jaringan yang mereka miliki, kemitraan ini memiliki potensi besar untuk menciptakan solusi-solusi inovatif yang dapat membawa dampak positif tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia secara keseluruhan. Semoga kerja sama ini dapat menjadi contoh inspiratif bagi negara-negara lain dalam upaya mengatasi isu-isu global yang semakin mendesak ini.

*) Dosen UNTAG Banyuwangi

Related News