Anggota DPRD Jawa Timur Ma'mulah Harun
Klikwarta.com, Jatim - Anggota DPRD Jawa Timur Ma'mulah Harun mengapresiasi pidato kenegaraan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI oleh Ketua DPR Puan Maharani.
Ma'mulah menilai sangat menarik sindiran Puan terkait keterwakilan perempuan di parlemen yang masih 30%. Jumlah ini kalah banyak dengan keterwakilan laki-laki.
Politisi asal PKB itu berharap kedepannya agar keterwakilan perempuan di legislatif bisa bertambah banyak. Untuk itu diperlukan motivasi agar perempuan mau terjun di dunia politik.
"Ini ada yang menarik bagi saya. Terkait potensi perempuan di Indonesia masih 50 persen lebih tinggi dari laki-laki. Maka dari itu perwakilan perempuan masih diperlukan karena Sekarang presentasi keterwakilan perempuan masih 30%," kata Ma'mulah, usai mendengarkan pidato kenegaraan, di Gedung DPRD Jatim, Kamis 15 Agustus 2025.
Anggota Komisi A itu menyebut minimnya keterwakilan perempuan di legislatif harus dijadikan motivasi partai politik untuk berusaha mencetak kader-kader perempuan yang berkenan atau tertarik aktif di politik.
" Mudah-mudahan ini support untuk perempuan dan ungkapan ibu Puan, bahwa laki-laki dan perempuan harus sama-sama sejahtera. Satu statemen agar perempuan dan laki-laki tidak boleh dibedakan karena gendernya," harapnya.
Makmulah juga mendukung upaya penyelesaian persoalan aspirasi masyarakat. Mengingat selama ini hubungan antara aspirasi yang dibawa legislatif dengan eksekutif terbentur anggaran dan aturan.
Tiga komponen itu harus dicarikan solusi untuk menyelesaikan persoalan yang selama ini dijadikan alasan untuk tidak merealisasikan aspirasi masyarakat.
"Bagaimana anggaran yang disediakan eksekutif ini beliau umpamakan cinta segitiga yaitu ada aspirasi masyarakat, ada anggaran ada aturan. Dan ini yang kita hadapi setiap hari anggota dewan, karena aspirasi masyarakat yang menjadikan tanggung jawab kami yang prioritas," ujarnya.
Ma'mulah juga mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto yakni koperasi merah putih. Program ini tentunya membutuhkan dana untuk kesejahteraan petani dan nelayan.
"Keberhasilan yang disampaikan (Presiden Prabowo Subianto), termasuk program yang strategis, prinsipnya kita terima semua karena faktual dibutuhkan masyarakat. Baik koperasi merah putih yang kali membutuhkan bantuan dana bagi petani baik nelayan," tambahnya.
Menurutnya, petani di bawah mengaku senang dengan program Presiden Prabowo dalam mewujudkan ketahanan pangan. Petani meerima bantuan langsung untuk pembiayaan kebutuhan pertanian.
"Kemudian makanan bergizi gratis, walaupun saat ini banyak hal yang tentu berproses . Semua hal baru tentu berproses untuk menuju hal positif," tambahnya.
Ma'mulah menerangkan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan investasi yang besar, karena tidak hanya memenuhi nafsu makan anak-anak saja. Tetapi mencetak anak yang sehat fisik dan psikis.
"Kemudian untuk mengatasi anak kita yang keluarganya kebetulan tidak bisa memberi uang saku, itu sangat trenyuh di perasaan kamu. Kami juga menyepakati semua, mudah-mudahan kedepannya ini segera bisa berhasil," pungkasnya. (ADV)








