Sukseskan Social Safety Net, Pemkab Blitar Segera Salurkan Sembako Sebanyak 57.571

Rabu, 08/04/2020 - 16:16
Bupati Rijanto didampingi sejumlah jajarannya saat Telekonferensi

Bupati Rijanto didampingi sejumlah jajarannya saat Telekonferensi

Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar segera menyalurkan 57.571 paket sembako kepada masyarakat sebagai pewujudan program pemerintah pusat Social Savety Net (Jaring Pengaman Sosial).

Terkini, Pemkab Blitar tengah mengkalkulasi anggaran untuk sembako itu. Maka demikian, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Blitar diminta Bupati Blitar untuk menginventarisasi dan merealokasi anggaran penanganan Covid-19 lewat bantuan sosial.

Bupati Blitar Rijanto menyampaikan, seluruh kepala OPD bertindak cepat merealisasikan realokasi anggaran di masing-masing OPD dalam rangka penanganan corona virus desease nineteen (Covid-19) atau virus Corona.

"Kepada seluruh Pimpinan OPD di jajaran pemerintah kabupaten Blitar untuk secepatnya bergerak merealisasikan realokasi anggaran dan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 ini," kata Bupati Rijanto seusai mengikuti Telekonferensi bersama Menteri Dalam Negeri, Ketua KPK, Ketua LKPP, Ketua BPK, dan Bareskrim Polri, di ruang Command Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Blitar, Rabu (08/04/2020).

Terkait pembagian sembako, Bupati Rijanto juga mengarahkan agar komposisi sembako itu nanti berasal dari produksi lokal. Itu dilakukan, agar terjadi geliat perekonomian mikro yang berdampak positif untuk masyarakat.

"Arahnya nanti pembelanjaan diberikan kepada produk lokal seperti membeli beras dari Gapoktan maupun bulog atau membeli telur dari UMKM Putera Blitar," tukasnya.

Ia mengaku, telekonferensi bersama pemerintah pusat tersebut sangat memberikan motivasi dan petunjuk yang strategis serta terukur untuk manangani virus Corona.

"Jadi tidak boleh ragu-ragu membuat langkah itu. Sepanjang kebijakan yang kita ambil itu terarah, terukur dan ada strategi yang tepat, ya harus dilakukan," tegasnya.

(Faisal/Kmf/Adv)

Berita Terkait