Enam Ketua DPAC Mundur dari Pengurus, Tetap Setia Besarkan Demokrat Surabaya

Rabu, 03/08/2022 - 18:39
Enam Ketua dari 13 DPAC Partai Demokrat se- Surabaya saat ertemu dengan Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Reno Zulkarnaen di kantor DPD, Rabu 3 Agustus 2022.

Enam Ketua dari 13 DPAC Partai Demokrat se- Surabaya saat ertemu dengan Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Reno Zulkarnaen di kantor DPD, Rabu 3 Agustus 2022.

Klikwarta.com, Jatim - Enam Ketua dari 13 DPAC Partai Demokrat se- Surabaya yang sempat bergejolak dan menyatakan mengundurkan diri sebagai pengurus bertemu dengan Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Reno Zulkarnaen di kantor DPD, Rabu 3 Agustus 2022.

Enam Ketua DPAC yakni Suparjan (Tenggilis), Mustakin (Kenjeran), Samsul Arifin (Wonokromo), Siti Badriyah (Dukuh Pakis), Endang Mujiati (Gayungan),  dan Lusiati (Lakarsantri). 

Dalam pertemuan yang berlangsung santai dan komunikatif dengan Sekretaris DPD Demokrat Jatim didampingi oleh Sekretaris BPOKK Saifuddin, Ketua DPAC ini menyatakan tetap setia pada Demokrat dan siap menaikkan kursi Demokrat Surabaya menjadi 12 kursi. 

"Kami berterimakasih atas undangan ngobrol ini, dan senang karena kami merasa dihargai," kata Ketua Suparjan.

Suparjan mengaku memang mundur sebagai pengurus. Namun ia berkomitmen ada di Demokrat dan siap membesarkan Partai Demokrat di Surabaya. Dia menegaskan tetap semangat untuk membantu Surabaya menambah kursi dari 4 menjadi 12 kursi.

Hal senada Samsul Arifin menyatakan kesetiannya kepada Demokrat meski dirinya tidak lagi menjadi  pengurus DPAC. Meskipun menjadi pengurus atau tidak, Samsul tetap berjuang untuk Demokrat.

"Kami tetap solid tetap setia ada di Demokrat," tegas pria berkepala plontos ini. 

Siti Badriyah juga menyatakan siap berjuang untuk Demokrat dibawah kepemimpinan Emil Dardak dan Ketum AHY.  

"Kita mundur dari Pengurus DPAC tapi bukan berarti kami mundur dari Demokrat, kami tetap akan maju satu untuk Demokrat, mendukung kepemimpinan Pak Emil dan Pak AHY makin maju kedepannya," terang wanita yang juga pegiat PAUD ini. 

Sedangkan Mustakim  mengatakan darah biru Demokrat sudah mengalir dalam dirinya, meski saat ini sudah mundur sebagai pengurus DPAC Demokrat, namun perjuangannya tetap untuk Demokrat. 

"Ini bukan mundur dari Partai lho, memang saya gak berkenan kalau  ditunjuk jadi Pengurus DPC (Surabaya) namun jika DPD memberi wadah kami siap kapan saja," tambahnya.

Sementara itu Sekretaris DPD Demokrat Jatim Reno Zulakrnaen, mengaku senang sudah mendengar keluhan dan harapan para kadernya di tingkat Kecamatan ini. Pria yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim ini mengatakan bahwa semuanya sudah terang, bahwa mereka tetap ada di Demokrat. 

Reno menyebut pertemuan ini bisa meluruskan bahwa mereka itu memang mundur sebagai pengurus. Namun tetap ada di Demokrat. 

"Tidak seperti kabar yang sliweran bahwa mereka keluar dari Demokrat. Tidak ya, mereka masih setia pada Demokrat. Semua tetap cinta Demokrat, tetap cinta Mas Emil dan cinta Ketum AHY. 

Reno menambahkan, DPD akan memberi wadah untuk mereka. Diharapkan mereka berembug mau berada di kepengurusan dimana. 

"Cuman urusan kepengurusan Partai ya tentu berjenjang ya. Apa yang terjadi kemarin itu mis komunikasi, yang alhamdulillah ini sudah bisa cairkan dengan ngobrol secara seduluran di DPD," pungkasnya.

Berita Terkait