Kericuhan saat pagelaran musik di Desa Prigi Kecamatan Todanan, Blora, Minggu (8/5/2022) malam.
Klikwarta.com, Blora - Video kericuhan saat pagelaran musik yang terjadi di Desa Prigi Kecamatan Todanan, Blora, Minggu (8/5/2022) malam, beredar luas di media sosial. Belum diketahui jelas penyebab kericuhan tersebut.
Saat ini Polisi masih meminta keterangan sejumlah saksi termasuk panitia. Dalam video amatir berdurasi 0.23 detik tersebut, terlihat warga berlari berhamburan. Aparat kepolisian tampak menghalau penonton menggunakan pentungan. Juga sempat terdengar suara tembakan ke udara.
Berdasarkan informasi, salahsatu anggota kepolisian sempat menjadi korban akibat pemukulan. Kepala Desa Prigi, Kecamatan Todanan, Blora, Jais mengaku, kericuhan tersebut memang terjadi di desanya, Minggu malam, saat acara halal bihalal. Yang membuat rusuh orang luar desa. Sebab warga desa setempat ada di dalam pagar.
“Penonton luar desa kerumunan terus bertengkar,” terangnya.
Dia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun ada anggota yang terkena batu dan lecet sedikit.
“Kejadian itu saat lagu terakhir. Mau selesai,” tambah Kades.
Menurutnya, acara kemarin memang tidak ada ijinnya. Sebab pihak kepolisian tidak mengeluarkan ijin keramaian. Saat ini beberapa warga juga sudah dipanggil untuk dimintai keterangan.
“Panitia tadi sudah dimintai keterangan di Polsek.Ya, sementara anggota panitia dimintai keterangan lagi dan mungkin yang lain. Kemarin kan baru dua yang dimintai keterangan", ujar Jais, Senin (9/5/2022).
Kericuhan seperti ini di wilayah Todanan sudah bukan barang baru. Belum lama ini, juga terjadi hal serupa. Tepatnya di Desa Karanganyar, Todanan, Blora.
Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah saat dikonfirmasi, Senin (9/5/2022) menjelaskan, kasus masih dalam proses penyelidikan.
" Kasusnya on proses Mas", singkat Aan.
Pewarta: Fajar








