9 Ketua RT Desa Rawaindah Seluma Mengundurkan Diri, Ada Apa?

Rabu, 03/06/2020 - 07:48
Forum rapat pengunduran diri ketua RT

Forum rapat pengunduran diri ketua RT

Klikwarta.com, Seluma - Ratusan warga Desa Rawaindah, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu mendadak mendatangi kantor desa setempat pukul 08.30 WIB, Selasa (02/06/2020).

Warga berdatangan ke kantor desa dipicu setelah mendapat informasi bahwa 9 Ketua RT mengundurkan diri, akibat dari pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang diduga tidak transparan dan warga yang layak menerima BLT-DD disinyalir tidak terdata serta tidak dilibatkan dalam musyawarah penetapan kriteria Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sementara informasi dihimpun Klikwarta.com, penyebab dan alasan 9 ketua RT mengundurkan diri ini karena sejumlah masalah yang timbul belakangan ini karena kurangnya transparansi di pemerintah desa setempat dan dalam beberapa keputusan perihal desa, ketua RT kurang dilibatkan.

Berikut keterangan Sarpendi, ketua RT 18 sebelum menyerahkan surat pengunduran diri :

1. Merasa tidak dianggap seperti layaknya RT

2. Tidak ada keterbukaan Kepala Desa beserta Perangkat kepada RT seperti soal pendapat RT tidak pernah didengarkan dan dalam setiap bantuan, RT tidak pernah dilibatkan.

Sisi lain dikatakan Umar Ketua RT 11, yang dimintai keterangan setelah menyerahkan surat pengunduran diri, serta ikut dalam forum rapat yang digelar secara mendadak tersebut, menyebutkan warga berdatangan sama sekali tidak direncanakan.

"Awalnya forum ini tidak direncanakan sama sekali, tetapi setelah warga mengetahui kalau kami mau menyerahkan surat pengunduran diri, merekapun berinisiatif sendiri ingin hadir hari ini dan ingin mempertanyakan langsung apa penyebabnya sekaligus mempertanyakan data jumlah KPM", jelasnya.

Ia juga menyampaikan kalau keputusan mereka tidak ada unsur paksaan dari pihak manapun.

"Saya dan teman-teman tidak ada yang mengintimidasi, ini murni keputusan kami yang tidak tahan lagi mengemban tugas yang hanya dilibatkan sekedar formalitas, ya percuma saja ada RT, lebih baik kami mundur", pungkasnya.

Sementara itu Rubimanto, Spd Kepala Desa (Kades) Rawaindah setelah menerima dan mendengarkan maksud dan tujuan ke 9 ketua RT dan beberapa warga yang hadir dalam acara rapat mendadak tersebut sangat menyayangkan hal ini. Namun dikerenakan surat pengunduran ini sudah di tandatangani, tentunya kami hanya bisa mengucapkan terimakasih dan permohonan maaf serta mengapresiasi kerena sudah mau mengabdikan diri kepada Desa selama ini, ucapnya.

"Saya mengucapkan terimakasih dan sangat mengapresiasi, dan memohon maaf serta menerima apa yang telah disampaikan, namun secara keterlibatan kerja, kalau menurut saya tentu semua sudah sesuai regulasi apalagi sekarang ada larangan untuk melakukan perkumpulan", katanya dalam forum tersebut.

Hingga berita dimuat belum dikonfirmasi lebih lanjut ke pihak Kades dan perangkatnya.

(Pewarta : Johan)

Berita Terkait